KEDIRI, JP Radar Kediri- Sebagai mahkota, rambut merupakan bagian penting penunjang penampilan. Sehingga tidak heran banyak yang rela mengeluarkan uang demi mendapatkan rambut yang sehat dan terhindar dari kerusakan.
Sebelum dilakukan perawatan, penting untuk mengetahui masalah pada rambut. Mulai dari kerontokan hingga kebotakan. “Kerontokan ini menjadi salah satu permasalahan rambut yang banyak terjadi,” terang dr Maria Ayu Kristika Sari dari ERHA Clinic.
Kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri, Maria menjelaskan bahwa kerontokan tersebut terbilang wajar, namun ini akan menjadi masalah besar jika rambut yang rontok terjadi dalam jumlah yang banyak, karena dapat berakibat pada kebotakan.
“Jumlah rambut rontok yang normal sekitar 50 hingga 80 helai,” imbuhnya.
Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan rambut menjadi rontok, mulai dari perubahan hormon, gaya hidup tidak sehat hingga penggunaan produk rambut yang tidak tepat.
Untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin, serta selektif dalam memilih produk rambut.
Selain rambut rontok, permasalahan rambut ini sering terjadi kepada seseorang yang suka melakukan styling. Seperti meluruskan rambut, pengeritingan, atau mengeringkan menggunakan hair dryer.
“Peralatan rambut yang panas ini bisa merusak keratin atau lapisan luar rambut,” ujar Maria.
Ketika keratin rambut sudah kondisi rusak, maka rambut akan mudah bercabang dan kering. Sehingga penggunaan alat untuk styling disarankan untuk tidak terlalu sering digunakan.
Jika ingin menggunakan, disarankan untuk menggunakan serum terlebih dahulu.
Permasalahan rambut lainya yang sering terjadi adalah ketombe. Pemicu terjadinya ketombe karena rambut kotor. Dimana karena menumpuknya kulit mati dan berminyak, akan menjadi ketombe.
“Disarankan untuk rambut berminyak atau sering keringatan, untuk keramas dua kali sehari,” ungkap perempuan asal Solo ini.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian