Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Kecele! Makanan yang Sering Dikira Sehat ini Justru Mengandung Gula Berlebih

Redaksi Radar Kediri • Sabtu, 8 Maret 2025 | 02:00 WIB
Makanan Tidak Sehat
Makanan Tidak Sehat

JP Radar Kediri - Saat bulan puasa kebutuhan makanan yang bernutrisi sangat perlu, selain untuk kesehatan kamu tapi juga untuk stamina seharian agar tetap produktif di kala kamu sedang berpuasa.

Dengan memilih makanan yang tidak bernutrisi bisa berakibat yang tidak menguntungkan bagi tubuh kamu saat seharian berpuasa seperti cepat lelah ,lemas, sulit fokus, dan mudah emosi.

Namun, tahukah kamu bahwa beberapa makanan yang sering disebut "sehat" ternyata tidak sebaik yang kita kira? Berikut adalah beberapa makanan yang mungkin kamu anggap sehat, tetapi sebenarnya bisa berdampak buruk jika dikonsumsi secara berlebihan atau tanpa pemahaman yang benar. 

Jus buah memang terdengar seperti pilihan sehat karena berasal dari buah-buahan. Namun, jus kemasan sering kali melalui proses pemurnian  yang menghilangkan banyak serat dari buah aslinya dan mengandung gula tambahan yang sangat tinggi. Akibatnya, kadar gula dalam darah bisa melonjak cepat, yang berisiko menyebabkan obesitas dan diabetes jika dikonsumsi berlebihan.

Banyak orang menganggap sereal sebagai sarapan sehat karena diperkaya dengan vitamin dan mineral. Namun, sebagian besar sereal kemasan mengandung gula berlebih, karbohidrat olahan, dan sedikit serat, sehingga bisa menyebabkan lonjakan energi sesaat dan rasa lapar lebih cepat.

 Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Perut Rasanya Seperti Melilit saat Siang Hari dan Bikin Nafsu Hilang ketika Buka Puasa

 Coba pilih sereal yang kaya serat dan rendah gula, seperti oatmeal atau muesli tanpa tambahan gula. 

Yogurt dikenal sebagai makanan sehat karena kaya akan probiotik yang baik untuk pencernaan. Sayangnya, Yogurt dengan rasa buah di pasaran sering mengandung gula tambahan yang tinggi serta perasa buatan. Ini bisa mengubah yogurt sehat menjadi makanan yang tidak jauh berbeda dari es krim. Coba pilih yogurt plain (tanpa rasa) dan tambahkan potongan buah segar untuk rasa alami dan nutrisi tambahan.  

Salad merupakan makanan sehat yang kaya akan serat dan vitamin. Namun, ketika ditambahkan dressing seperti mayones, saus keju, atau vinaigrette kemasan, jumlah lemak dan kalorinya bisa meningkat drastis.  Lebih baik gunakan dressing berbahan dasar minyak zaitun, lemon, atau yogurt rendah lemak. 

Jika seperti penambahan awal bukannya sehat, salad justru bisa menjadi makanan tinggi lemak dan natrium yang bisa berisiko bagi kesehatan. 

Granola sering dipasarkan sebagai makanan sehat yang kaya serat dan nutrisi. Namun, banyak produk granola mengandung gula tambahan, minyak, dan pemanis buatan yang tinggi kalori. Pilihlah granola dengan bahan alami tanpa gula tambahan untuk pilihan yang lebih baik. 

Minuman energi sering dikonsumsi untuk meningkatkan stamina, tetapi mengandung kafein dan gula yang tinggi, yang bisa menyebabkan dehidrasi dan lonjakan gula darah. Begitu pula dengan teh botolan yang mengandung tambahan gula dalam jumlah besar, meskipun diklaim sebagai minuman teh sehat.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Bongkar Wisata Hibisc Fantasy Puncak Bogor 

Banyak produk makanan yang dilabeli "rendah lemak" justru mengandung lebih banyak gula dan pengawet untuk menggantikan rasa dari lemak yang dihilangkan. Ini membuat makanan tersebut tetap berisiko bagi kesehatan, terutama dalam meningkatkan kadar gula darah. Pilih makanan alami dengan lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, dan ikan.

Banyak makanan yang dikira sehat ternyata mengandung bahan tambahan berbahaya seperti gula berlebih, natrium tinggi, dan bahan kimia buatan. Kunci untuk benar-benar makan sehat adalah membaca label nutrisi, memilih bahan alami, dan memasak sendiri sebanyak mungkin. Jadi, mulai sekarang, yuk lebih selektif dalam memilih makanan agar tetap sehat dan bugar!

 

Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#makanan tidak sehat #obesitas #diabetes #kadar gula darah naik