Minum teh sehabis makan merupakan kebiasaan yang umum dilakukan oleh masyarakat indonesia, namun tahukah kamu bahwa kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, simak penjelasan berikut.
Minum Teh Sehabis Makan Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi
Zat besi salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh yang berguna untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia. Gejala yang ditimbulkan jika kita kekurangan zat besi seperti lemas, mudah lelah, pusing dan bahkan bisa sampai sesak nafas.
Minum teh segera setelah makan, terutama jika makanan yang dikonsumsi kaya akan zat besi non-heme (zat besi dari sumber nabati seperti sayuran dan kacang-kacangan), dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 60-70%.
Risiko Terkena Anemia
Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kamu kekurangan sel darah merah. Orang dengan pola makan rendah zat besi sebaiknya menghindari meminum teh setelah makan, jika hal ini dilakukan terus - menerus dapat meningkatkan resiko terkena anemia.
Bagi kamu yang sangat suka minum teh atau pecinta teh jangan berkecil hati, berikut adalah tips bagi kalian untuk tetap bisa menikmati teh tanpa mengganggu penyerapan zat besi:
- Tunggu 1-2 jam setelah makan sebelum minum teh agar tubuh sempat menyerap zat besi dari makanan.
- Konsumsi makanan kaya vitamin C (seperti jeruk, stroberi, atau paprika) saat makan untuk membantu penyerapan zat besi.
- Pilih teh yang lebih rendah tanin, seperti teh herbal atau teh hijau dalam jumlah yang moderat atau tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit.
- Variasikan asupan zat besi dengan mengonsumsi sumber zat besi heme dari daging merah, ikan, dan unggas yang tidak terlalu dipengaruhi oleh tanin.
Minum teh sehabis makan memang dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh, terutama bagi mereka yang sudah berisiko kekurangan zat besi. Oleh karena itu, sebaiknya kebiasaan ini dihindari atau setidaknya diatur dengan baik. Dengan memperhatikan waktu dan jenis teh yang dikonsumsi, kamu tetap bisa menikmati teh tanpa harus khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan.
Jadi, apakah kamu masih ingin minum teh langsung setelah makan? Sebaiknya pertimbangkan kembali demi kesehatan tubuh kamu!
Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira