JP Radar Kediri - Es krim adalah salah satu makanan beku favorit bagi banyak orang. Cuaca yang panas dan terik membuat es krim menjadi salah satu pilihan makanan terbaik. Es krim memiliki banyak pilihan rasa dan topping yang lezat sehingga membuat banyak orang tidak bosan-bosan makan makanan dingin ini.
Makanan ini berisi kandungan lemak, mentega, gula, pemanis dan bahan lainnya. Banyak orang yang menyukai memakan kombinasi makanan ini mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Namun apakah boleh mengonsumsi es krim setiap hari?
Faktanya kandungan lemak pada es krim dapat menyebabkan kolesterol meningkat. Dengan mengonsumsi es krim setiap hari, kadar kolesterol pada tubuh akan menumpuk.
Lebih parahnya, penumpukan kolesterol pada tubuh ini menyebakan berbagai masalah Kesehatan seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) atau bahkan stroke.
Gula pada es krim juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada tubuh. Salah satu masalah yang muncul adalah gigi berlubang. Gula yang berlebihan akibat mengonsumsi es krim setiap hari dapat menimbulkan asam yang dapat merusak gigi.
Tak hanya itu, berat badan juga mungkin akan naik akibat mengonsumsi es krim setiap hari. Es krim ternyata salah satu makanan yang memiliki kalori yang tinggi.
Kelebihan kalori ini dapat menyebabkan obesitas jika terus-menerus mengonsumsi es krim setiap hari.
Namun, mengonsumsi es krim setiap hari juga memiliki beberapa dampak positif. Salah satu manfaat mengonsumsi es krim adalah tubuh akan menghasilkan hormon serotonin.
Hormon ini adalah hormon kebahagiaan yang berfungsi meningkatkan rasa senang dan bahagia serta dapat mengurangi stress.
Faktanya susu yang terkandung dalam es krim juga memiliki dampak positif. Kandungan kalsium pada es krim dapat membantu menguatkan tulang. Magnesium dan zinc yang terkandung dalam susu juga turut membantu menyehatkan tulang.
Penulis adalah Joenaidi Zidane Mahasiwa Magang dari PNM
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah