JP Radar Kediri - Selain fisik, kesehatan mental juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Seseorang yang mampu mengelola kesehatan mental dengan baik akan lebih mudah terhindar dari stress dan bisa menjalani hidup lebih tenang.
Salah satu penelitian yang terbit di jurnal ResearchGate pada tahun 2021 menyebutkan, bahwa memeluk pohon memiliki dampak baik bagi kesehatan mental seseorang.
Hal senada juga diungkap melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Surrey di Inggris yang menyebut, memeluk pohon dapat mengurangi hormon stres kortisol di dalam tubuh.
Selain itu, Profesor di University of Surrey yang juga salah satu peneliti dalam studi tersebut, Dr. David Scholey mengungkap, aktivitas itu juga dapat mengatasi kecemasan dan depresi akibat stres. Memeluk pohon disebut mampu mengurangi reaktivitas kardiovaskular sehingga menurunkan kemungkinan serangan jantung.
Setidaknya, dengan memeluk pohon selama minimal 21 detik dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dalam tubuh. Hormon tersebut, berperan dalam pengendalian emosi positif, seperti perasaan sejahtera, tenang, dan bahagia.
Hal ini juga membantu tubuh untuk rileks, sehingga menimbulkan perasaan yang lebih tenang dari sebelumnya.
Sebelum dikenal lewat penelitian, aktivitas memeluk pohon untuk merawat kesehatan mental juga menjadi salah satu kepercayaan kini di beberapa negara.
Di Jepang, kebiasaan ini dikenal dengan pelukan pohon atau 'shinrin-yoku' (mandi hutan). Masyarakat adat tradisi kuno telah mengakui kualitas spiritual dan penyembuhan pohon. Mereka percaya pohon memiliki energi yang dapat ditransfer ke manusia melalui kontak fisik.
Di India, 'Vriksha Ayurveda' menjadi yang dihormati. Mereka melibatjan bersandar pada pohon dan menyerap energi yang dipercaya sebagai proses penyembuhan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah