Kediri, JP Radar Kediri- Proyek Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak kerap dikunjungi masyarakat.
Dengan kondisi pagar sisi utara yang terbuka, selasar lantai satu di sana beberapa kali dijadikan tempat bermain anak muda. Salah satunya jadi tempat lintasan skateboard atau papan seluncur.
Pemandangan itu kerap ditemui di malam hari, khususnya di beberapa hari jelang bulan Ramadan. Merespons hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri pun menegaskan jika fasilitas itu belum bisa diakses masyarakat.
“Sebenarnya itu sudah diamankan oleh Satpol PP. Kita sudah buat pos di situ untuk memantau setiap hari kegiatan di sana,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Yono Heryadi.
Dia pun menegaskan jika area proyek itu belum direkomendasikan untuk dikunjungi masyarakat. Sebab, bangunan yang masih belum rampung itu masih belum aman untuk dikunjungi.
“Karena pasti belum safe. Bisa jadi nanti ada yang terjatuh. Makanya kami kemarin kerja sama dengan satpol untuk mengamankan itu. Tapi bukan berarti tidak boleh melihat. Tapi jangan sampai masuk ke sana,” bebernya.
Terkait bagian pagar bangunan yang masih terbuka, menurutnya dalam waktu dekat ini belum ada rencana untuk pengadaan pagar penutup. Sebab, pihaknya masih mengutamakan penyelesaian proses hukum alun-alun yang baru-baru ini sudah diputus di tingkat kasasi.
“Setelah ini keputusannya bagaimana, gimana langkahnya, nanti kami beritahukan,” tandasnya sembari menyebut, seluruh stakeholder terkait masih merapatkan terkait tindak lanjut tersebut.
Untuk diketahui, pagar seng di sisi utara alun-alun sepanjang sekitar 30 meter dirusak masyarakat pada Juli 2024 lalu.
Itu setelah mereka melakukan demonstrasi yang menuntut tindak lanjut proyek revitalisasi ruang terbuka hijau tersebut.
Pagar yang rusak itu membuat sebagian area dalam alun-alun terekspos.
Meski bangunan sudah berdiri, namun Dinas PUPR Kota Kediri mewanti-wanti agar masyarakat tidak memasuki area proyek tersebut. Sebab, dikhawatirkan ada material bangunan yang bisa membahayakan masyarakat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah