JP Radar Kediri – Pengunjung Pasar Ngadiluwih nantinya tetap dikenai retribusi masuk sesuai ketentuan peraturan daerah (perda) terbaru tentang retribusi pasar.
Meski begitu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri tengah mengkaji kemungkinan pengurangan tarif hingga pembebasan retribusi pada kondisi tertentu. Salah satu opsi yang dibahas adalah menggratiskan tiket.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, kajian tersebut turut menjadi bahan diskusi bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau Pasar Ngadiluwih kemarin (14/10).
Menurutnya, Bupati memberikan beberapa arahan terkait retribusi masuk pasar.
"Kekika pasar yang baru ini jadi, retribusi masuk pasar tetap ada, sesuai dengan perda terbaru,” jelasnya.
Dia menyebut, walaupun retribusi masuk pasar tetap ada, namun Bupati Dhito meminta agar Disdagin mempertimbangkan kaitannya keringanan masuk. Dia mengatakan, sesuai intruksi itu, pihaknya membuat kajian sederhana.
Kaitannya dengan kondisi apa-apa saja yang bisa ada pengurangan harga retribusi. Atau bahkan pemberian pembebasan karcis masuk.
Tutik mencontohkan, pembebasan retribusi bisa dipertimbangkan saat peringatan hari jadi Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Kontraktor Pasar Ngadiluwih Kena Denda Rp 1,5 M Dampak Keterlambatan Proyek, Uang Masuk Kasda
Dengan begitu, masyarakat berpeluang menikmati fasilitas pasar tanpa dikenai tiket masuk pada momentum tertentu.
"Misalkan dalam rangka hari jadi Kediri, semua masuk pasar gratis. Nah, ini kita buat kajian," ujar Tutik menyebut hal itu akan membuat minat pengunjung pasar.
Meski demikian, kebijakan tersebut belum diputuskan. Disdagin masih perlu mengkaji ketentuan dan kondisi yang memungkinkan pemberian keringanan maupun pembebasan retribusi.
Seperti diberitakan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menargetkan Pasar Ngadiluwih bisa diresmikan pada November mendatang.
Adapun tahapan persiapan pemindahan pedagang terus dimatangkan.
Pengundian lapak dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Oktober. Proses itu membutuhkan beberapa hari agar seluruh pedagang mendapatkan tempat sesuai zonasi yang telah ditentukan.
Tutik menyebut, progres fisik pembangunan Pasar Ngadiluwih saat ini mencapai sekitar 54 persen berdasarkan evaluasi pekan ke-12.
Sejumlah pekerjaan masih diselesaikan, terutama pada bagian fasad bangunan, pemasangan pagar, serta penyempurnaan beberapa fasilitas. Dia optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri