JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal berdasarkan hasil pengamatan Rabu (14/10).
Meski demikian, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer serta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud periode pengamatan pukul 00.00–24.00 WIB, gunung setinggi 1.731 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut masih berstatus Level I atau Normal.
Secara visual, kondisi gunung terpantau jelas tanpa adanya asap kawah.
Air danau kawah terlihat berwarna hijau, sedangkan bualan air di tengah danau teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah berdasarkan pemantauan telemetri tercatat 28,80 derajat Celsius.
Dari sisi kegempaan, petugas mencatat satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2 milimeter dan durasi 117 detik.
Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan, dengan suhu udara berkisar 22–33 derajat Celsius dan kelembapan 49–64 persen.
Meski aktivitas gunung masih berada pada Level I, masyarakat dan pengunjung diminta mematuhi rekomendasi petugas dengan tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer.
Baca Juga: Tujuh Gempa Tektonik Jauh Terekam di Gunung Kelud, Status Aktivitas Masih Tak Berubah
Selain itu, masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar, terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Laporan aktivitas tersebut disusun Aditya Gurasali dari Pos Pengamatan Gunung Api Kelud berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : pvmbg, pga kelud