JP Radar Kediri- Sejak dimulai pada Juli lalu, progres perbaikan drainase Jalan Panglima Besar Sudirman (Pangsud) sudah separo jalan. Hingga Oktober ini, pekerja masih nampak melanjutkan pekerjaan proyek yang berada di pusat Kota Kediri itu.
Selain meningkatkan dimensi drainase, proyek itu juga akan menurunkan sebagian kabel yang semrawut di udara ke bawah tanah.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri beberapa pekan terakhir, pekerjaan proyek nampak tak seintens sebelum-sebelumnya. Utamanya setelah box culvert terpasang dan crossing drainase selesai dibangun.
Dikonfirmasi terkait kelanjutan proyek, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri mengakui sempat terjadi keterlambatan kedatangan komponen proyek yang menyebabkan pekerjaan kontraktor tersendat.
“Kemarin ada keterlambatan bak kontrol, itu kan pabrikan. Itu terlambat datangnya, sehingga salah satunya itu (penyebab pekerjaan terhambat, Red),” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Kepala Bidang Bina Marga Timbul Joko Utomo.
Namun begitu, material tersebut sudah selesai didatangkan pada Sabtu lalu (10/10). Pengiriman material juga dilakukan secara bertahap. Dengan begitu, menurutnya pekerjaan proyek oleh kontraktor sedianya sudah bisa dikebut kembali.
Sebab, meski pekerjaan utama yakni membangun crossing drainase sudah selesai dilakukan. Namun saat ini progres pekerjaan keseluruhan baru sekitar 50 persen.
“Saat ini rencana pemasangan box sambungan itu. Box itu kan ducting untuk kabel. Nanti rencana kabel internet FO (fiber optic) itu rencana mau kita turunkan. Galian yang terbuka itu kan saluran untuk kabel,” beber Timbul.
Dengan begitu, nantinya tidak akan ada lagi kabel semrawut di Jalan Pangsud. Meskipun di pekerjaan tahun ini, baru kabel sisi timur saja yang akan diturunkan ke bawah tanah.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Proyek Drainase Jalan Panglima Sudirman Masih Dibahas
Yakni, mulai Jalan Pangsud sisi Perempatan Sumur Bor hingga di depan toko pakaian Noro.
“Setelah menurunkan kabel, nanti atasnya kita cor, terus pasang kanstin dan trotoar serta aksesoris lampu PJU (penerangan jalan umum) dan tanaman,” sambung Timbul.
Untuk kabel fiber optic di sisi barat, menurutnya kemungkinan baru akan dikerjakan untuk tahap selanjutnya. Dengan perencanaan itu, ditargetkan proyek rampung pada awal Desember nanti. Pihaknya pun masih optimis pekerjaan dapat selesai tepat waktu.
Untuk diketahui, Pemkot Kediri melaksanakan rehabilitasi saluran drainase dan trotoar di Jalan Pangsud tahun ini salah satunya untuk mengatasi banjir di timur Sungai Brantas. Di antaranya seperti wilayah Jl Pattimura, Jl Joyoboyo, dan Jl Kilisuci.
Baca Juga: Pemkot Utamakan Rehab Drainase Panglima Sudirman Kota Kediri, Perbaikan Aspal Jalan Menyusul
Dengan pembangunan crossing di Jl PB Sudirman dan pelebaran dimensi drainase, diharapkan proses pembuangan limpahan air hujan menuju Sungai Brantas bisa semakin optimal dan cepat.
Untuk melaksanakan proyek itu, pemkot mengalokasikan pagu anggaran Rp 5,8 miliar.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri