KABUPATEN, JP Radar Kediri – Pembangunan lanjutan Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, terus dikebut.
Hingga evaluasi pekan ke-12, progres fisik pekerjaan tersebut mencapai sekitar 54 persen, lebih tinggi dibandingkan progres yang dilaporkan sebesar 46 persen.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih yang lakukan pengecekan pembangunan Pasar Ngadiluwih pada Senin malam (12/10) mengatakan, capaian tersebut menunjukkan progres pekerjaan masih sesuai jadwal, bahkan mengalami percepatan.
“Ini merupakan progres yang cukup sesuai schedule dan juga ada percepatan,” ujarnya ditemui usai lakukan pengecekan.
Tutik menegaskan, pihaknya terus mendorong kontraktor agar menyelesaikan pekerjaan tepat waktu atau lebih cepat dari target.
Baca Juga: Modus COD, Emas Batangan Senilai Ratusan Juta Digondol Maling di Kota Kediri
Sebab, setelah pembangunan rampung, masih ada tahapan pemindahan pedagang yang perlu dipersiapkan.
Di sisi lain, Disdagin juga mulai mematangkan persiapan pemindahan pedagang.
Tahapannya meliputi validasi data, sosialisasi, finalisasi pendataan, hingga penentuan zonasi dan pembuatan tempat berjualan.
Pada Oktober ini, sosialisasi lanjutan dilakukan untuk memastikan data pedagang yang akan menempati pasar sudah final.
Dinas juga menjadwalkan sosialisasi bagi sekitar 372 pedagang yang datanya telah terverifikasi.
“November nanti semua pedagang harus sudah mulai proses pindah dan Desember awal harus semuanya sudah bisa dioperasionalkan,” jelas Tutik.
Tutik berharap, penyelesaian pembangunan lanjutan dapat membuat pasar beroperasi lebih optimal.
Sebab, sejumlah fasilitas pendukung yang belum maksimal pada tahap pembangunan sebelumnya kini turut disempurnakan, mulai dari penutupan kawasan, pagar, penutup manhole, hingga penerangan.
Baca Juga: Gelontor Bansos Ratusan Warga Kota Kediri, Ini Yang Wajib Kamu Ketahui!
Dengan penyelesaian fasilitas tersebut, Pasar Ngadiluwih diharapkan dapat beroperasi selama 24 jam.
Penataan zonasi pedagang juga disiapkan agar aktivitas jual beli lebih tertata dan sesuai dengan jenis dagangan masing-masing.
“Insyaallah dengan finalisasi ini, 24 jam bisa dioperasionalkan,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita