Dua Korban KM Virgo Dalam Pencarian: Empat Penumpang Dari Kediri Tewas, 2 Lainnya Selamat

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 06:30 WIB
evakuasi korban KM Virgo Transport 8 (Basarnas Banjarmasin)
evakuasi korban KM Virgo Transport 8 (Basarnas Banjarmasin)

 

JP Radar Kediri–Proses pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo 8 di perairan Masalembo masih berlanjut.

Hingga Senin (6/10), dua warga Kabupaten Kediri yang menjadi korban masih belum ditemukan.

Mereka adalah Aris Sunarwan, warga Dusun Jatirejo, Desa Kanigoro, Kecamatan Kras; serta Muh Afik Nifail warga Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, berdasar pendataan terbaru total ada delapan warga Kediri yang menjadi penumpang KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, dua warga selamat, dan dua lainnya masih dalam pencarian.

“Empat warga yang meninggal itu asal Purwoasri, Puncu, dan Ringinrejo,” kata Ariyanto.

Mereka adalah Denny asal Purwoasri. Kemudian, Tri Sutrisno dan Aditya asal Puncu, serta Darmawan asal Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo.

“Dua warga yang selamat adalah Bambang asal Desa Mekikis Purwoasri dan Irwan Mujiono asal Kandat,” lanjutnya.

Baca Juga: Menyusul sang Adik, Jenazah Tri Sutrisno Korban KMP Virgo asal Puncu Berhasil Dipulangkan

Selanjutnya, dua warga yang belum ditemukan adalah warga Desa Kanigoro, Kras; dan Desa Deyeng, Ringinrejo.

Yaitu Aris Sunarwan dan Afik Nifail. Ariyanto menegaskan, hingga kemarin BPBD masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk update kondisi warga Kabupaten Kediri tersebut.

BPBD, terang Ariyanto, juga masih menunggu surat resmi dari Pemprov Jatim terkait perkembangan data korban.

“Pembaruan data masih dimungkinkan karena proses pendataan terhadap korban asal Kediri masih berlangsung. Apalagi juga ada puluhan korban yang masih belum ditemukan,” jelasnya.

Pemkab Kediri, kata Ariyanto, akan tetap mengacu pada informasi resmi dalam memastikan status masing-masing korban.

“Data dari Basarnas juga masih terus bertambah karena proses pencarian juga masih diteruskan,” urainya sembari menyebut ada pula pemberitahuan yang langsung dilakukan ke keluarga korban.

Terpisah, Irwan Mujiono, salah satu korban selamat KM Virgo menuturkan kesaksiannya akan tragedi yang mengakibatkan puluhan korban tewas itu.

Berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9) lalu itu, awalnya dia tak mendapati hal ganjil.

“Biasa saja. Cuaca juga cerah. Bintang-bintang kelihatan jelas,” kata Irwan yang bekerja sebagai sopir truk tersebut.

Membawa muatan suku cadang kendaraan, sedianya Irwan mengantar barang ke Buntok, Kalimantan Tengah, bersama Aris, temannya.

Baca Juga: Update Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8, Tim SAR gabungan Temukan 11 Korban

Jika awalnya perjalanan lancar, sekitar pukul 19.00 WIB, kapal mulai bergoyang hebat setelah dihantam ombak besar.

Puncaknya terjadi sekitar pukul 01.00 hingga 01.30 dini hari WITA. Peristiwa terjadi saat sebagian besar penumpang sedang terlelap. 

Setelah mendengar suara gaduh, Irwan pun keluar untuk mencari pelampung. 

“Saya juga memberikan pelampung kepada Aris,” tutur Irwan yang dalam musibah itu terpisah dengan temannya. Sejak saat itu pula Irwan tidak mengetahui nasib Aris.

“Saya ditarik ke sekoci oleh penumpang dari NTT yang selamat. Kalau posisi Aris saya tidak tahu,” kenangnya.

Bersama lima penumpang di sekoci, Irwan lantas diselamatkan Kapal Motor (KM) Cahaya Bahari Jaya yang sedang melintas. 

Mereka lantas dipindahkan ke kapal TNI KM Nala. “Saya dibawa ke Banjarmasin untuk mendapat perawatan medis,” akunya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
km virgo transport 8 basarnas korban pencarian