BMKG: Potensi Hujan Ekstrem dan Petir Nihil
KEDIRI, JP Radar Kediri – Masyarakat di Kediri Raya dan sejumlah wilayah Mataraman diminta tetap waspada terhadap potensi angin kencang.
Fenomena tersebut diprakirakan masih terjadi hingga Senin (5/10).
Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri melalui peringatan dini cuaca tiga harian yang bersumber dari BMKG Juanda mencatat, potensi angin kencang meluas pada Sabtu (3/10) dan Minggu (4/10).
Pada dua hari tersebut, potensi angin kencang mencakup Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, Trenggalek, Nganjuk, Tulungagung, Ponorogo, Pacitan, Kabupaten Madiun, Magetan, serta Ngawi.
Sementara pada Senin (5/10), potensi angin kencang masih berlanjut di Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Trenggalek, Tulungagung, Pacitan, dan Ponorogo.
Di sisi lain, tidak terdapat potensi hujan ekstrem dalam peringatan dini tersebut.
Seluruh kategori curah hujan, mulai dari waspada untuk hujan sedang hingga lebat, siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, sampai awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem, tercatat nihil.
Potensi hujan disertai petir juga nihil selama periode 3–5 Oktober.
Baca Juga: Prediksi Cuaca BMKG 3-7 Oktober 2026 : Gelombang Tinggi Mengintai Laut Selatan!
Meski demikian, kondisi angin kencang tetap perlu menjadi perhatian masyarakat.
Hembusan angin dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, kerusakan atau robohnya bangunan maupun papan reklame yang tidak kokoh.
Angin juga dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran lahan. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama di area yang vegetasinya kering.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau lebih berhati-hati ketika angin menguat. Pengendara khususnya perlu mewaspadai kemungkinan pohon atau benda lain tumbang di sepanjang perjalanan.
Perkembangan prakiraan dan peringatan dini cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG Dhoho Kediri.
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : BMKG