Tidak Melulu Ngaji, Manusia Mudah Bosan: Dewa 19 dan Letto Meriahkan Harlah Ke-2 Teras Gubuk

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:04 WIB
MERIAH: Dewa 19 feat Virzha dan Letto meriahkan Harlah ke-2 Teras Gubuk. Gus Kautsar berharap acara ini dapat menjadi pelecut semangat untuk lebih istiqomah dalam beribadah. (WAHYU ADJI F)
MERIAH: Dewa 19 feat Virzha dan Letto meriahkan Harlah ke-2 Teras Gubuk. Gus Kautsar berharap acara ini dapat menjadi pelecut semangat untuk lebih istiqomah dalam beribadah. (WAHYU ADJI F) 

 

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Belasan ribu penonton tersihir Letto dan Dewa 19 feat Virzha dalam puncak Harlah ke-2 Teras Gubuk, Rabu malam (30/9).

 

Jemaah dan masyarakat umum membaur menikmati penampilan dua grup musik papan atas tersebut.

 

Pengasuh Teras Gubuk KH Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar mengatakan, hiburan sengaja dihadirkan sebagai rangkaian Harlah Teras Gubuk.

 

Menurut dia, kegiatan di Teras Gubuk tidak harus selalu diisi dengan pengajian.

 

tBaca Juga: Dewa 19 feat Virzha dan Letto Guncang Kediri di Harlah Teras Gubuk

 

“Ini pokoknya jangan sampai ada istilah malam ini kita ngaji, ndak ada. Ini sudah kita murni kita hiburan,” ujar Gus Kautsar di hadapan para jemaah dan penonton.

Dia menegaskan, pengajian tetap menjadi bagian penting dalam kegiatan Teras Gubuk.

 

Namun, menurut dia, manusia juga membutuhkan suasana yang berbeda agar tidak jenuh. “Ngaji itu penting, tapi kalau terus-terusan ngaji, mbah-mbah nabi juga enggak gitu,” katanya.

 

Gus Kautsar kemudian mengutip hadis riwayat Abdullah bin Mas'ud mengenai cara Rasulullah SAW memberikan nasihat kepada para sahabat.

 

Menurut dia, Rasulullah tidak selalu menyampaikan mau'izhah atau nasihat ketika mengumpulkan para sahabat karena mempertimbangkan potensi munculnya kebosanan.

 

“Bahwa tidak melulu, tidak selalu ketika Rasulullah memanggil kita, mengumpulkan kita, itu tentang mau'izhah.

 

Tentang bicara hal-hal yang bersifat ibadah ubudiyah. Karena Rasulullah sangat menghindari yang namanya kebosanan,” jelasnya.

 

Dia menyebut manusia secara alami mudah merasa bosan. Karena itu, rangkaian Harlah ke-2 Teras Gubuk juga dikemas dengan hiburan untuk memberikan suasana berbeda bagi jemaah dan masyarakat.

 

 “Jubilal insan bil malal. Manusia itu bawaan lahirnya mudah bosan,” lanjut Gus Kautsar.

 

Dia berharap hiburan tersebut justru dapat menjadi penyemangat bagi jemaah untuk kembali meningkatkan semangat dalam mengikuti kegiatan keagamaan di Teras Gubuk.

 

 “Moga-moga dengan acara malam hari ini panjenengan terlecut untuk tambah semangat, untuk tambah baik, kemudian ngaji kita moga-moga tambah istiqomah,” harapnya.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Terjunkan Ratusan Personel di Harlah Teras Gubuk, Ini Yang Wajib Kamu Ketahui!

 

Gus Kautsar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya rangkaian Harlah ke-2 Teras Gubuk. Dia berharap seluruh dukungan yang diberikan menjadi amal kebaikan di sisi Allah SWT.

 

“Rasa terima kasih yang tidak terhingga untuk semua. Moga-moga kehadiran panjenengan walaupun hanya sedetik, dua detik, saya sangat berharap panjenengan dengan penuh keikhlasan mendoakan moga-moga majelis kita ini, tempat kita ini benar-benar merupakan tempat yang pada akhirnya menjadi saksi bagi kita semua di hadapan Allah Subhanahu wa ta'ala,” tuturnya.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, belasan ribu jemaah dan penonton memadati area panggung TG Fest 2.

 

 Kegiatan itu bertemakan Semua Tentang Kita. Rangkaian hiburan malam itu diawali dengan penampilan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe vokalis Letto.

 

Sedikitnya tujuh dibawakan sebelum panggung dilanjutkan Dewa 19 feat Virzha.

 

“Tema acara ini cocok dengan saya. Semua ini tentang kita. Jika Kamu sendiri, temukan Tuhan di fatwa hatimu,” jelas Sabrang.

 

Dewa 19 feat Virzha kemudian membawakan total 17 lagu, di antaranya Dewi, Aku Milikmu, Arjuna, dan Tak Kan Ada Cinta yang Lain, Risalah Hati dan sebagainya.

 

“Kami hadir di sini dengan lengkap untuk Teras Gubuk,” jelas Virzha. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
letto Dewa 19 gus kautsar Teras gubuk