Pastikan Makanan MBG Aman Dikonsumsi, Kapolsek Kandat Ingatkan Karyawan SPPG Cegah Keracunan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 22:09 WIB
Kapolres Kandat saat melakukan pembinaan tim SPPG III Polres Kediri. (Foto Polsek Kandat)
Kapolres Kandat saat melakukan pembinaan tim SPPG III Polres Kediri. (Foto Polsek Kandat)

 
JP Radar Kediri – Keamanan dan kualitas makanan menjadi perhatian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. 


Karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kediri III diminta memastikan bahan makanan hingga proses distribusi memenuhi ketentuan.


Arahan tersebut disampaikan Kapolsek Kandat AKP Tutud Yudo Prastyawan saat memberikan pengarahan kepada karyawan SPPG Polres Kediri III di ruang Bhayangkari Polsek Kandat, Rabu (30/9).


Kapolsek meminta pengelola memastikan seluruh bahan makanan yang digunakan masih layak dan tidak kedaluwarsa. 


Kebersihan bahan makanan maupun tempat pengolahan juga harus menjadi perhatian sebelum makanan disajikan kepada penerima manfaat.


Selain itu, waktu penyajian diminta diperhatikan agar makanan tidak terlambat diterima. 


Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas makanan yang dibagikan dalam program MBG.


Tutud juga mengingatkan karyawan agar segera bertindak apabila muncul kendala dalam pendistribusian makanan, terutama jika terdapat indikasi makanan bermasalah. 


Makanan yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan harus segera ditarik dari penerima manfaat dan dibuatkan berita acara.

Baca Juga: SPPG Polres Kediri Bertambah Jadi Tiga, Jangkauan Penerima Makan Bergizi Gratis Makin Luas
"Kalau ada keluhan penerima manfaat jangan panik, segera koordinasi dengan Kapolsek dan jangan menunggu sampai viral," pesannya.


Pengawasan juga mencakup para pengemudi yang bertugas mendistribusikan makanan.

Mereka diminta tidak mengonsumsi minuman keras maupun narkoba, wajib memiliki SIM, serta memperhatikan kecepatan kendaraan selama membawa makanan.


Tutud mengatakan, keselamatan pengemudi menjadi bagian penting karena kendaraan yang digunakan membawa nama SPPG Polri. Karena itu, kecelakaan selama proses distribusi harus dicegah.


Selain keamanan makanan dan distribusi, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian. Karyawan diminta membuang limbah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Akses keluar-masuk SPPG juga diminta diperketat. Setiap karyawan yang masuk ke area SPPG wajib melapor kepada petugas penjagaan Polsek Kandat.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak sembarang orang dapat keluar masuk area SPPG Polri.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten Kembangkan Budidaya Lele dan Sayuran
SPPG Polres Kediri III di Dusun Galuhan, Desa Kandat, Kecamatan Kandat, tersebut merupakan mitra Polri yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari.

SPPG itu telah beroperasi sekitar enam bulan untuk mendukung pelaksanaan program MBG.


Dalam pelaksanaannya, makanan mulai didistribusikan sekitar pukul 07.00 WIB. Total penerima manfaat mencapai 1.518 orang yang tersebar di 14 sekolah serta kelompok penerima manfaat lainnya.


Adapun penerima dari satuan pendidikan meliputi PAUD/KB/TK sebanyak 329 penerima, SDN Karangrejo II sebanyak 101, SDN Selosari 1 sebanyak 123, SDN Selosari 2 sebanyak 115, SDN Selosari 3 sebanyak 68, SDN Kandat 2 sebanyak 98, SDN Kandat 3 sebanyak 127, serta MI MPi Cendono sebanyak 556 penerima.


Selain sekolah, program tersebut juga menyasar lima posyandu dan satu desa di Selosari dengan total 218 penerima manfaat.


Pengarahan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga makanan yang diterima masyarakat aman dan memenuhi kebutuhan gizi.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
SPPG Polres Kediri Mbg polsek kandat polres kediri