JP Radar Kediri-Operasional Embarkasi Haji Dhoho semakin dekat. Rencananya, Pemkab Kediri akan menggelar simulasi pelayanan haji di Bandara Dhoho pada awal November nanti.
Asisten 1 Sekretariat Daerah Pemkab Kediri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sukadi mengatakan, di tahap awal simulasi pelayanan haji, pemkab akan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kediri.
“Untuk simulasi pertama nanti ASN yang diajak praktik,” kata Sukadi.
Kebetulan, setiap awal bulan ada kegiatan pembinaan mental yang harus diikuti ASN. Momen itulah yang dimanfaatkan oleh pemkab untuk pelaksanaan simulasi pelayanan haji.
Sehingga, pelayanan kepada masyarakat tetap tidak terganggu karena ASN yang dilibatkan adalah mereka yang gilirannya mengikuti pembinaan mental.
Tak hanya sekali, Sukadi menyebut nantinya simulasi juga akan melibatkan calon jemaah haji (CJH) secara langsung.
“Untuk memastikan pelayanan benar-benar klir dan sesuai kondisi sebenarnya, nanti simulasi kedua akan melibatkan jemaah,” lanjutnya.
Baca Juga: Pemkab Kediri Siapkan Dua Kali Simulasi Haji, Optimistis Embarkasi Haji Terlaksana 2027 Mendatang
Pelaksanaan simulasi sebanyak dua kali itu, tutur Sukadi, sudah cukup sebagai bahan evaluasi. Termasuk memberikan gambaran tentang pelayanan haji yang tepat bagi para jemaah.
“Harapannya dengan adanya simulasi ini SOP bisa terlaksana tanpa kendala,” tegasnya.
Sementara itu, Polres Kediri memastikan siap melakukan pengamanan di Embarkasi Haji Dhoho tahun depan. Kapolres Kediri AKBP Muhammad Wahyudin Latif mengaku siap mendukung rangkaian pelaksanaan ibadah haji di Bandara Dhoho.
“Kami siap mendukung penuh dan memberikan pelayanan serta pengamanan kegiatan haji nanti kalau operasional,” ujar pria yang akrab disapa Latif tersebut.
Untuk diketahui, sebelumnya ada dua hotel yang direncanakan bakal difungsikan untuk pelayanan haji. Sedangkan Fave Hotel di area Simpang Lima Gumul (SLG) diproyeksikan sebagai tempat transit jemaah.
Baca Juga: Layani Penerbangan Haji di Bandara Dhoho Kediri, Saudia Dapat Diskon 50 Persen
Saat pemberangkatan jemaah nanti, diperlukan rekayasa lalu lintas di area tersebut. Di sanalah diperlukan peran kepolisian.
Termasuk untuk penjagaan di bandara. Terkait hal itu, Latif menyebut pihaknya masih akan melakukan asesmen. Dari sana nanti diketahui jumlah kebutuhan personel untuk pengamanan.
“Nanti disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan, akan dilaksanakan asesmen dulu,” jelasnya.
Latif menegaskan, tahapan persiapan saat ini masih fokus pada koordinasi dan asesmen. Polres Kediri juga memastikan kesiapan personel apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam rangkaian pengamanan penerbangan haji.
“Personel kita siap kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.
Pengamanan, jelas Latif, membutuhkan sinergi dengan Polres Kediri Kota. Sebab, Bandara Dhoho berada di wilayah Polres Kediri Kota.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri