Puluhan Layang-Layang Hiasi Langit Lereng Kelud, Libatkan Penggemar dari Sejumlah Daerah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB
Seorang warga sedang menerbangkan layang-layang. (Foto Asad MS)
Seorang warga sedang menerbangkan layang-layang. (Foto Asad MS)

 

 JP Radar Kediri – Hobi menerbangkan layang-layang dikemas menjadi kegiatan sosial dalam Festival Layangan di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang digelar di area Wisata Goa Jegles itu diikuti para penghobi layangan dari sejumlah daerah.

 Festival dimulai sekitar pukul 13.00.

Ketua Umum Panitia Festival Layangan, Sokeh Zainuri, 35, mengatakan kegiatan tersebut telah berlangsung selama empat tahun.

 Pelaksanaan festival diawali dengan perizinan kepada pemerintah desa dan kepolisian.

Menurutnya, festival tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya para penghobi layangan. Panitia juga memiliki tujuan sosial dengan menyedekahkan hasil kegiatan untuk anak yatim.

"Hasil nanti kayak misalnya parkir dan lain sebagainya itu nanti bisa disedekahkan untuk anak yatim," jelasnya.

Baca Juga: Larang Main Layang-Layang di Area Sekitar Bandara Dhoho Radius Sejauh 15 Kilometer, Begini Penjelasannya  

Selain kegiatan sosial, festival tersebut juga menjadi bagian dari upaya meramaikan kawasan wisata Goa Jegles yang berada di Desa Keling.

Pengunjung maupun peserta festival dapat menikmati kegiatan tersebut sekaligus berwisata.

Festival juga diharapkan memberikan dampak terhadap pelaku UMKM di sekitar lokasi.

Sebab, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kediri, tetapi juga sejumlah daerah lain.

Di antaranya Tulungagung, Blitar, Jombang, Sidoarjo, hingga Nganjuk.

 Kehadiran peserta dari berbagai daerah sekaligus menjadi sarana mengenalkan wisata Goa Jegles kepada masyarakat luar Kediri.

Antusiasme peserta dalam festival tersebut disebut cukup tinggi.

 Namun, jumlah peserta sangat bergantung pada kondisi cuaca saat pelaksanaan.

Dia menyebut pelaksanaan pada 2025 lalu menjadi salah satu yang paling ramai.

Saat itu, jumlah peserta lebih dari 100 orang dan kepadatan bahkan meluas hingga jalan di sekitar lokasi.

"Sing tahun 2025 niku full. Sampai di jalan-jalan mriku. Ada sampai 100 lebih," pungkasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
layang layang festival