JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal.
Berdasarkan laporan pengamatan periode 26 September 2026 pukul 00.00-24.00 WIB, Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Kelud mencatat empat kali gempa tektonik jauh.
Berdasarkan laporan PVMBG, empat gempa tersebut memiliki amplitudo 2-22 milimeter dengan waktu tiba gelombang S-P 16,47-20,71 detik.
Durasi gempa tercatat antara 65 hingga 262 detik.
Meski aktivitas kegempaan tersebut tercatat, kondisi visual Gunung Kelud masih terpantau jelas.
Tidak terdapat asap kawah yang teramati selama periode pengamatan.
Visual air danau kawah juga terlihat jelas dengan warna hijau. Bualan air di tengah danau teramati samar-samar.
Sementara itu, suhu air danau kawah berdasarkan telemetri tercatat 29,07 derajat Celsius.
Baca Juga: Suhu Danau Kawah Kelud Naik Jadi 29,24 Derajat, Satu Gempa Terekam, Statusnya Normal
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud cerah hingga berawan.
Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, dan barat daya dengan suhu udara 20-32 derajat Celsius serta kelembapan 55-68 persen.
Dalam laporan tersebut, tidak terdapat keterangan lain terkait peningkatan aktivitas Gunung Kelud.
Tingkat aktivitas gunung yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang itu masih Level I atau Normal.
PVMBG tetap mengimbau masyarakat serta pengunjung atau wisatawan tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.
Selain itu, masyarakat dan penambang diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Laporan aktivitas tersebut disusun berdasarkan data Pos Pengamatan Gunungapi Kelud dan bersumber dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, serta PVMBG.
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : pvmbg, pga kelud, Radar Kediri