Suhu Danau Kawah Kelud Naik Jadi 29,24 Derajat, Satu Gempa Terekam, Statusnya Normal

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 13:49 WIB
Suasana Kawah Kelud. Saat ini terpantau normal. (Foto Wahyu Adji)
Suasana Kawah Kelud. Saat ini terpantau normal. (Foto Wahyu Adji)
JP Radar Kediri – Suhu air Danau Kawah Gunung Kelud kembali tercatat di atas 29 derajat Celsius.

Berdasarkan pemantauan selama 24 jam pada Kamis (25/9), suhu danau mencapai 29,24 derajat Celsius.

Dibandingkan pengamatan sebelumnya 29,7 derajat Celsius. 

Selain itu, Pos Pengamatan Gunungapi Kelud mencatat satu gempa tektonik jauh selama periode pengamatan.

Gempa tersebut memiliki amplitudo 3 mm, S-P 65,08 detik, dan durasi 175 detik atau sekitar 2 menit 55 detik.

Dari pengamatan visual, Gunung Kelud terlihat jelas dan tidak teramati asap kawah. Air danau kawah berwarna hijau.

Sementara bualan air di permukaan danau terlihat samar-samar.

Kondisi cuaca di sekitar gunung cerah hingga berawan.

Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, dan barat daya.

Baca Juga: Akhir Tahun Bisa Ngopi di Puncak Kelud, Pemkab Bangun Jalan dan Food Court di Dekat Terowongan

Suhu udara berkisar 20–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 54–66 persen.

Meski suhu danau tercatat 29,24 derajat dan satu gempa tektonik jauh terekam, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih Level I (Normal).

Dengan demikian, masyarakat masih bisa beraktifitas di sekitar Kelud. Termasuk berwisata. 

Namun, masyarakat dan wisatawan tetap direkomendasikan tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.

Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.

Sumber data: KESDM, Badan Geologi, PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Kelud/MAGMA-VAR.

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
status gunung kelud normal pga kelud pvmbg