JP Radar Kediri – Kabar duka kembali diterima keluarga korban KMP Virgo Transport 8 asal Kecamatan Puncu.
Aditya Firmansyah, 18, yang sebelumnya dilaporkan belum diketahui keberadaannya, dipulangkan dari Banjarmasin setelah proses identifikasi.
Nahas, dia harus pulang dalam kondisi sudah menjadi jenazah.
Ana Roudhotul Azka, 27, kerabat Aditya, mengatakan kabar mengenai kematian Aditya diterima keluarga pada Rabu (16/9) sore.
Hasil tes DNA yang menjadi dasar identifikasi tersebut kemudian keluar sekitar selepas magrib.
Baca Juga: Polres Kediri Sambangi Keluarga Korban KMP Virgo Transport 8 di Mekikis
“Kabar meninggalnya kemarin sore. Sekitar jam bakda maghrib itu baru keluar tes DNA-nya kalau cocok,” ujar Ana.
Menurut Ana, sebelum dinyatakan meninggal, keluarga sempat menerima informasi yang simpang siur mengenai keberadaan Aditya.
Bahkan, keluarga sempat mendapat kabar bahwa dia masih hidup dan berada di kapal.
Baca Juga: Update Korban KM Virgo-8 Asal Kediri: Dua Selamat, Satu Meninggal, Lima Masih Dicari
Namun, informasi mengenai identitas korban akhirnya diperoleh setelah proses identifikasi.
Jenazah kemudian dipulangkan dari Banjarmasin melalui Bandara Juanda. Selanjutnya dibawa menuju rumah keluarga di Kecamatan Puncu.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, Jumat (25/9) pukul 09.50 WIB jenazah Aditya Firmansyah tiba di rumah duka dengan dikawal tiga mobil.
Pukul 09.55 WIB, Pemkab Kediri, Polres Kediri, keluarga dan tetangga melaksanakan salat jenazah. Berikutnya jenazah diberangkatkan ke pemakaman pukul 10.25.
Ana mengenang sosok Aditya sebagai pemuda yang sudah terbiasa bekerja sejak duduk di bangku SMA.
Setiap pagi hari sebelum masuk sekolah, dia kerap bekerja serabutan. Termasuk membantu pekerjaan penambalan jalan.
Baca Juga: KMP Mutiara Sentosa II Diduga Tak Miliki Sekoci, Basarnas Juga Belum Pastikan Kondisi Akhir Kapal
Setelah lulus sekolah, Aditya juga sempat mengikuti kakaknya bekerja di sebuah perusahaan pengiriman paket di Surabaya.
Setelah sempat pulang dan kembali bekerja serabutan, dia kemudian ikut berangkat ke Banjarmasin untuk bekerja sebagai pengirim paket.
“Terus satu bulan terakhir itu ngikut kakaknya kerja di PT apa gitu di Surabaya sing pengiriman paket kayak gitu loh,” tutur Ana.
Keberangkatan Aditya ke Banjarmasin juga menjadi salah satu perjalanan yang tidak biasa bagi dirinya.
Baca Juga: 3 Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, Tim SAR Lakukan Identifikasi
Menurut keluarga, Aditya disebut jarang bepergian menggunakan kapal.
Sementara itu, kakak Aditya, Tri Sutrisno, 30, hingga kini masih dalam pencarian. Keluarga masih menunggu kepastian informasi dari tim pencarian terkait keberadaannya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan pihaknya masih berpegang pada data resmi Basarnas terkait perkembangan pencarian korban.
Karena itu, informasi mengenai korban yang ditemukan maupun status korban lainnya masih menunggu pembaruan dari Basarnas.
“Kita menunggu berita dari Basarnas. Kita satu sumber dari Basarnas kirim data ke kita, pemberitahuan ke kita. Artinya seperti itu. Jadi kita enggak bisa ambil semua berita dari mana-mana,” jelas Ariyanto.
Baca Juga: Kronologi Lengkap KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Ini Daftar Nama Penumpangnya
Dia mengatakan, untuk membantu keluarga korban, Pemkab Kediri melalui BPBD dan Dinas Sosial juga telah menyalurkan paket sembako.
Bantuan lain juga datang dari sejumlah instansi dan lembaga terkait.
“Sementara sembako dulu. Untuk yang lain-lain kan ada Dinas Kesehatan. Ada dari Polres ada juga. Ada dari Jasa Raharja,” pungkasnya.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri