Targetkan 57 Ribu Hektare Jagung di Kediri, Polisi Siap Kawal Swasembada dan Kesejahteraan Petani

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 12:21 WIB
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Kapolres Kediri, dan Plt Kepala Dispertabun serta Ketua HKTI sedang lakukan tanam jagung. (Foto Asad MS)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Kapolres Kediri, dan Plt Kepala Dispertabun serta Ketua HKTI sedang lakukan tanam jagung. (Foto Asad MS)

JP Radar Kediri – Upaya mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani kembali dilakukan Pemkab Kediri.

Melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) mereka memberi bantuan benih untuk para petani jagung. 

“Tahun ini, 2026, sampai hari ini sudah ada 250 ton benih jagung yang didistribusikan ke petani-petani,” terang Plt Kepala Dispertabun Sukadi.

Pemberian bantuan itu sekaligus upaya merealisasikan target dari Pemerintah Pusat.

Yang menetapkan agar luas tanam jagung di Kabupaten Kediri mencapai 57 ribu hektare pada tahun ini.

Pemberian bantuan benih itu dilakukan saat peringatan Hari Tani Kamis (24/9).

Selain benih, distribusi pupuk juga terus diupayakan agar kebutuhan petani terpenuhi.

Baca Juga: Harga Jagung di Tingkat Petani Kota Kediri Anjlok tetapi di Pasaran justru Tinggi

Bahkan, pada bulan ini Kabupaten Kediri mendapat tambahan pupuk Phonska mencapai 1.500 ton melalui realokasi dari daerah yang penyerapannya lebih rendah.

“Termasuk ZA, tahun sebelumnya tidak ada. Karena ada program bongkar ratoon, kami tahun ini dapat,” ujar Sukadi.

Sementara itu, untuk menghadapi musim kemarau ekstrem, Dispertabun juga mengupayakan dukungan sarana pengairan. Tahun ini terdapat alokasi sekitar 251 titik sumur dan bantuan pompa air sekitar 245 unit dari Pemerintah Pusat.

Sukadi menyebut, kondisi kemarau menjadi salah satu tantangan dalam mengejar target produksi pertanian.

Karena itu, evaluasi dan koordinasi dengan Kementerian Pertanian dilakukan secara rutin, termasuk untuk memastikan bantuan pengairan dapat dimanfaatkan kelompok tani.

Baca Juga: Lipsus Nestapa Peternak Rakyat (2): Aturan HAP Telur Baru Tunggu Kementan, Pemkab Kediri Percepat Realisasi Jagung SPHP

“Insya Allah walaupun musim kemarau, alat-alat pertanian khususnya pompa air ini berjalan baik. Semua bantuan setiap tahun juga kami lakukan evaluasi, verifikasi ke lapangan terkait operasionalnya,” ujarnya saat ditemui usai melakukan penyerahan bantuan benih.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif menegaskan kesiapan kepolisian mengawal berbagai program pertanian di Kabupaten Kediri.

Terutama dalam memastikan bantuan berupa pupuk, benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga bantuan sumur bor benar-benar dirasakan petani.

"Jadi hari ini kami berkomitmen untuk melakukan pengawalan secara optimal terhadap seluruh kelompok tani, seluruh kegiatan penyelenggaraan pertanian di Kabupaten Kediri," ujar Latif.

Dia mengatakan, pengawalan tersebut dilakukan bersama Dispertabun, HKTI, DPRD, dan Pemkab Kediri.

Baca Juga: Peringati Hari Tani, BPP dan Kecamatan Papar Dorong Petani Hidup Sejahtera dan Makmur

Terlebih Kabupaten Kediri mendapat cukup banyak dukungan dari Pemerintah Pusat untuk sektor pertanian.

Latif juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak disalahgunakan.

 Polisi, lanjut dia, siap melakukan penindakan apabila ditemukan penyalahgunaan. Termasuk penimbunan pupuk.

"Kalau untuk penindakan hukum yang semisal nanti ada temuan penindakan penimbunan pupuk dan lain sebagainya itu, pasti kami akan melakukan penindakan dan upaya penegakan hukum," tegasnya.

Meski demikian, Latif menekankan setiap temuan akan dianalisa terlebih dahulu.

Baca Juga: Hari Tani Nasional, Polres Kediri Sinergi dengan Pemda untuk Perkuat Gerakan Pangan Berbasis Petani

Untuk memastikan unsur penyalahgunaan. Hal itu untuk membedakan antara pelaku yang sengaja melakukan pelanggaran dengan petani yang justru menjadi korban.

Sementara itu, selain jagung, Dispertabun menargetkan luas tanam padi sekitar 53.500 hektare dan cabai 7.000 hektare.

Untuk tebu, luas tanam tahun ini ditargetkan mencapai 23 ribu hectare. Meningkat dari sekitar 22 ribu hektare pada tahun sebelumnya. 

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
pemkab kediri polres kediri swasembada pangan