Satgas Pangan Kabupaten Kediri Sidak Pasar Grogol, Harga Daging dan Cabai Melonjak Jadi Catatan

Diana Yunita Sari • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 12:12 WIB
Tim Satgas Pangan lakukan sidak di Pasar Gringging Kecamatan Grogol (Diana Yunita)
Tim Satgas Pangan lakukan sidak di Pasar Gringging Kecamatan Grogol (Diana Yunita)

JP Radar Kediri - Tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri melakukan pemantauan harga dan stok sejumlah komoditas pangan di wilayah Kecamatan Grogol dan Banyakan, Kamis (24/9).

Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil. Namun terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas seperti daging sapi dan cabai rawit. Hanya saja, kenaikannya masih dinilai wajar.

Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Arba’i, mengatakan pemantauan tersebut merupakan agenda hari kedua.

Sebelumnya, tim melakukan pemantauan di wilayah Pare. “Untuk saat ini yang kita perhatikan adalah komoditas beras,” terang Arba’i.

Untuk beras medium, harga terpantau di kisaran Rp12.500-Rp13.000 per kilogram. Harga tersebut masih berada di sekitar harga eceran tertinggi (HET).

Sementara beras premium tersedia dengan stok yang cukup di sejumlah toko.

Baca Juga: Satgas Pangan Kabupaten Kediri Sidak Beras ke Sejumlah Titik, Ini Temuannya!

Beberapa merek beras premium yang ditemukan di antaranya Lahap dan Ikan Koi. Harganya juga masih sesuai ketentuan HET beras premium, yakni di bawah Rp 14.900 per kilogram.

Sementara untuk beras SPHP, stok di pasar dinilai cukup. Harganya bahkan berada di bawah HET yang ditetapkan yaitu Rp 62.500 per kemasan. 

“Beras SPHP Enggak ada yang menjual di atas HET. Yang paling tinggi tadi R p58.500. Itu cukup bagus karena HET-nya Rp62.500,” jelas Arba’i.

Selain beras, tim juga memantau harga sejumlah komoditas lainnya. Harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan dari harga normal sekitar Rp 120 ribu menjadi Rp 125 ribu per kilogram. 

Sementara daging ayam berada di angka Rp 38 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai, terutama cabai rawit yang berada di kisaran Rp 64 ribu per kilogram. Sementara cabai keriting Rp 44 ribu dan cabai merah besar Rp38 ribu per kilogram.

“Untuk yang rawitnya semoga bisa terkendali, tidak sampai naik terus. Sementara untuk yang cabai merah besar ini tidak turun dari angka itu,” ujarnya.

Baca Juga: Keracunan Hingga Temuan Serangga, Satgas MBG Kota Kediri Jadwalkan Monev ke Seluruh SPPG

Dari sisi keamanan pangan, hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan juga tidak menemukan masalah. Pengukuran terhadap daging menunjukkan pH sekitar 5,6 dengan kadar air sekitar 75 persen.

“Masih memenuhi syarat, dan stoknya mencukupi. Kelihatannya daya beli masyarakat agak turun ya, sehingga sampai pukul 10.00 dagingnya masih cukup,” kata Arba’i.

Untuk beras premium, stok di wilayah Grogol dan Banyakan juga masih mencukupi. Kondisi tersebut berbeda dengan wilayah kota dan Pare yang permintaannya disebut lebih tinggi.

Baca Juga: Satgas MBG Kota Kediri Beri Rekom Penutupan SPPG Kaliombo! Hasil Investigasi Keracunan Naik ke BGN

Arba’i menduga kondisi tersebut salah satunya berkaitan dengan penyaluran bantuan pangan pada September. Bantuan tersebut mencakup periode Juli, Agustus, dan September dengan alokasi 10 kilogram beras untuk setiap keluarga penerima berdasarkan data P3KE.

Pemantauan harga oleh DKPP Kabupaten Kediri dilakukan setiap hari. Jika terdapat komoditas yang menunjukkan kecenderungan kenaikan dan perlu diwaspadai.

Terlebih menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Natal dan Tahun Baru, pemantauan akan kembali dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga.

 

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
satgas pangan kabupaten kediri pasar gringging sidak pangan info kediri berita kediri satgas pangan