Kasus Keracunan MBG di Kota Kediri, Ayam Katsu Juga Mengandung Kuman E.coli

Ayu Ismawati • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi menu MBG yang sebabkan keracunan puluhan anak di Kota Kediri.
Ilustrasi menu MBG yang sebabkan keracunan puluhan anak di Kota Kediri.

KOTA, JP Radar Kediri- Penyebab puluhan siswa sekolah dasar (SD) Kota Kediri keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tidak hanya dari nasi dan melon saja.

Lauk berupa ayam katsu ternyata juga mengandung bakteri Escherichia coli alias E.coli. 

Fakta itu diperoleh setelah Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menyelesaikan kerjanya.

Menguji seluruh sampel makanan yang dikonsumsi saat itu. Hasilnya, selain nasi dan irisan buah melon, lauk ayam katsu-pun mengadung E.coli.

“Ditemukan kuman E.coli juga di ayam katsu-nya,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes dr Hamida.

Baca Juga: Keracunan Hingga Temuan Serangga, Satgas MBG Kota Kediri Jadwalkan Monev ke Seluruh SPPG

Dari hasil pengujian, ditemukan 3 CFU/g bakteri E.coli dari sampel yang diuji. Kontaminasi itu menyebabkan makanan tidak layak dikonsumsi.

Idealnya makanan yang dikonsumsi tidak boleh mengandung kuman.

“Edamame dan sayur tidak diperiksa. Karena sampel yang utuh diambil oleh reskrim untuk diperiksa ke lab Surabaya infonya,” sambungnya.

Terkait hasil tersebut, Satgas MBG Kota Kediri juga sudah menuntaskan proses investigasi. Baik terhadap kronologi kejadian maupun pengujian untuk mencari penyebab peristiwa keracunan.

Selain menguji sampel makanan, Labkesda Dinkes Kota Kediri juga melaksanakan uji kimia dan mikrobiologi terhadap sampel air baku. 

Baca Juga: Satgas MBG Kota Kediri Beri Rekom Penutupan SPPG Kaliombo! Hasil Investigasi Keracunan Naik ke BGN

Seperti diberitakan, kasus keracunan makanan terjadi di SDN Kampungdalem 3 Kota Kediri, Kamis pagi (17/9). Awalnya, sembilan anak mengeluh sakit perut disertai mual, muntah, dan pusing.

Delapan di antaranya dilarikan ke Puskesmas Kota Wilayah Utara, sebelum beberapa dirujuk ke RSUD Gambiran. Seiring waktu, jumlah korban semakin bertambah hingga tercacat mencapai 42 anak.

Mereka berasal dari SDN Kampungdalem 3, SDN Kampungdalem 4, SDN Kaliombo, SDN Ngronggo 1, serta SDN Ngronggo 5.

Setelah dicek oleh guru dan petugas kesehatan, beberapa paket MBG disebut sudah berbau menyengat. Untuk memastikan penyebabnya, Satgas MBG Kota Kediri mengujikan sampel di Labkesda.

Selain itu, SPPG Kaliombo juga diberhentikan sementara operasionalnya atau di-suspend.

Baca Juga: Keracunan MBG di Batang Korbannya Bertambah Jadi 276 Orang, Ada Anak Hingga Orang Tua

Sebelumnya, Dinkes Kota Kediri juga mengungkap temuan bakteri E.coli pada nasi dan buah melon. Rinciannya, di nasi putih ditemukan bakteri E.coli 1 CFU/g, serta di buah melon potong 7 CFU/g.

“Seberapa fatalnya (dampak yang dirasakan, Red) itu tergantung daya tahan tubuh masing-masing. Kan kita semua punya kekebalan tubuh alami. Nah, itu tergantung ketahanannya. Makanya tidak semua anak sakit,” terang Hamida. 

 

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
satgas mbg kota kediri keracunan labkesda SPPG Makan Bergizi Gratis