JP Radar Kediri – Aktivitas kegempaan masih terekam di Gunung Kelud. Dalam pemantauan selama 24 jam pada Minggu (20/9), Pos Pengamatan Gunungapi Kelud mencatat empat kali gempa tektonik jauh.
Data MAGMA-VAR mencatat gempa tersebut memiliki amplitudo 1–4 mm. Sementara jarak waktu tiba gelombang atau S-P berada pada 11,27–35,63 detik, dengan durasi gempa antara 70 hingga 210 detik.
Di sisi lain, kondisi kawah Kelud terpantau masih relatif stabil. Gunung terlihat jelas dan tidak teramati asap kawah.
Suhu air danau kawah tercatat 28,98 derajat Celsius, dengan warna air tetap hijau dan bualan air terpantau samar-samar.
Cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah selatan, barat daya, dan barat.
Baca Juga: Menaklukkan Gunung Kelud via Karangrejo, Jalur Seru untuk Pendaki Pemula
Suhu udara berkisar 20–30 derajat Celsius dengan kelembapan 55–68 persen. Tidak ada hujan selama periode pengamatan.
Meski terdapat rekaman empat gempa tektonik jauh, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih Level I (Normal).
Pos Pengamatan Gunungapi Kelud tetap merekomendasikan masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer.
Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Kelud.
Sumber: KESDM, Badan Geologi, PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Kelud/MAGMA-VAR.
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : KESDM, Badan Geologi, PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Kelud/MAGMA-VAR.