JP Radar Kediri – Sekitar 50 pelajar yang diduga merupakan suporter Persik Kediri diamankan personel Polres Kediri saat hendak menuju wilayah perbatasan Kandangan-Kasembon.
Mereka diamankan di Jalan Raya Pare–Kandangan, tepatnya di Desa Keling, Kecamatan Kepung, sekitar pukul 00.30 WIB.
Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan mengatakan, puluhan pelajar tersebut terdiri dari sekitar 30 siswa SMA/SMK dan 20 siswa SMP.
Rombongan diduga hendak menuju wilayah perbatasan Kediri–Malang.
"Semalam sekitar pukul 00.30 diamankan suporter Persik yang akan menuju perbatasan Kandangan-Kasembon," kata Hari, mewakili Kapolres Kediri AKBP Muh Wahyudin Latif.
Baca Juga: Persik Ditahan Imbang Arema FC, Pelanggaran Park Junheong Berbuah Penalti
Saat diamankan, polisi menemukan beberapa anak dalam kondisi diduga usai mengonsumsi minuman keras. Rombongan juga disebut berteriak-teriak hingga mengganggu warga sekitar.
Petugas bersama warga kemudian mencegah rombongan melanjutkan perjalanan. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Kediri untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun bentrokan.
Puluhan pelajar tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Kediri. Mereka didata dan diberikan pembinaan bersama orang tua masing-masing.
Pembinaan dilakukan Wakapolres Kediri bersama Kasat Reskrim yang diwakili Kanit PPA, Kanit Kamsel Satlantas, serta KBO Binmas.
Baca Juga: Ceroboh! Persik Kediri Gagal Pertahankan Keunggulan di Babak Pertama Lawan Arema FC
Selain pembinaan, sejumlah pelajar juga dikenai penegakan hukum berupa tilang karena ditemukan melakukan pelanggaran lalu lintas.
Hari menambahkan, pembinaan terhadap para pelajar tersebut tidak berhenti setelah mereka diamankan. Polisi akan melakukan pembinaan secara rutin setiap Senin dan Kamis.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah para pelajar kembali terlibat dalam konvoi maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri