JP Radar Kediri – Suhu air danau kawah Gunung Kelud kembali tercatat di atas 29 derajat Celsius. Dalam pemantauan Sabtu (19/9), suhu danau kawah mencapai 29,07 derajat Celsius.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud periode 19 September 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, air danau kawah masih berwarna hijau. Bualan air di permukaan danau juga masih terlihat, meski samar-samar.
Selain perubahan suhu tersebut, petugas juga mencatat adanya aktivitas kegempaan. Satu gempa tektonik jauh terekam selama periode pengamatan.
Gempa tersebut memiliki amplitudo 2 milimeter, dengan waktu S-P 55,64 detik. Durasi gempa tercatat mencapai 194 detik atau sekitar 3 menit 14 detik.
Meski demikian, kondisi visual Gunung Kelud masih terpantau jelas. Asap kawah tidak teramati.
Aktivitas Gunung Kelud juga masih berada pada Level I (Normal).
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar gunung terpantau cerah. Angin bertiup lemah hingga kencang menuju timur laut, barat daya, dan barat.
Suhu udara berada pada kisaran 20–31 derajat Celsius, dengan kelembapan 54–66 persen.
Baca Juga: Menaklukkan Gunung Kelud via Karangrejo, Jalur Seru untuk Pendaki Pemula
PVMBG tetap merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.
Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Data tersebut berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud, dengan sumber KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG melalui MAGMA Indonesia.
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : Radar Kediri