300 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Kediri, Damkar Minta Warga Tak Sepelekan Api !

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 10:49 WIB
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kediri bekerja memadamkan api yang membakar rumah salah seorang warga. Seringnya terjadi kebakaran membuat petugas perlu mengingatkan warga agar berhati-hati.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kediri bekerja memadamkan api yang membakar rumah salah seorang warga. Seringnya terjadi kebakaran membuat petugas perlu mengingatkan warga agar berhati-hati.

 

JP Radar Kediri — Warga Kabupaten Kediri perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Pasalnya, hingga September 2026 tercatat 300 kejadian kebakaran yang ditangani Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri.

Angka tersebut menunjukkan kasus kebakaran cukup tinggi. Bahkan, lonjakan terjadi pada Juli dengan 99 kejadian dan Agustus sebanyak 79 kejadian. Sedangkan pada September sudah tercatat 23 kejadian. 

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, tingginya kejadian kebakaran menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu api.

"Masyarakat harus lebih waspada dan tidak menyepelekan api, karena api kecil apabila tidak segera ditangani bisa menjadi kebakaran yang lebih besar," ujar Kaleb.

Dia menyebut, berdasarkan data yang ada, aktivitas pembakaran, atau human error menjadi penyebab kebakaran paling dominan.

Sepanjang 2026 tercatat 156 kejadian yang disebabkan pembakaran. Disusul korsleting listrik sebanyak 51 kejadian dan kelalaian 41 kejadian. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang. Pastikan api benar-benar padam setelah digunakan," imbaunya.

 Baca Juga: Gudang dan Lahan Radio Wijang Songko (RWS) di Semen Kebakaran, ini Kronologinya

Objek kebakaran juga didominasi area terbuka. Rumpun bambu tercatat 71 kejadian, lahan tebu 63 kejadian, sedangkan rumah sebanyak 47 kejadian. Kebakaran juga terjadi di pabrik, gudang, warung, kendaraan hingga lahan jati.

Kaleb mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan dari lingkungan masing-masing.

Mulai memastikan kompor dan regulator gas dalam kondisi baik, mematikan kompor setelah memasak, hingga rutin mengecek instalasi listrik.

"Pencegahan menjadi langkah utama. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya potensi maupun kejadian kebakaran," tandasnya. 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
human error kemarau kebakaran waspada