JP Radar Kediri – Upaya menjaga kondusivitas wilayah terus dilakukan Polsek Plosoklaten.
Salah satunya dengan menggandeng sejumlah perguruan pencak silat untuk memperkuat komunikasi dan mencegah potensi gesekan di tengah masyarakat.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan kopi darat bersama pengurus perguruan pencak silat dan Sabuk Kamtibmas di Mushola Al Firdhausi Polsek Plosoklaten, Sabtu malam (12/9).
Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.30 tersebut diikuti sekitar 17 ketua atau perwakilan perguruan silat. Di antaranya PSHT, PSHW, Pagar Nusa, dan IKSPI.
Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono mengatakan, pencak silat merupakan warisan budaya bangsa sekaligus wadah untuk membentuk karakter generasi muda.
Karena itu, aktivitas latihan maupun kegiatan organisasi perlu dijalankan secara aman dan tertib.
“Untuk memastikan kegiatan latihan dan keorganisasian tetap berjalan aman, tertib, serta tidak memicu gesekan sosial,” ujar Didik.
Baca Juga: Musrenbangdes Plosokidul Kediri Bahas RKP Desa 2027, Polsek Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan
Dia juga mengingatkan agar setiap kegiatan kenaikan tingkat (UKT) disampaikan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian.
Hal tersebut penting untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan tidak berujung pada kejadian yang tidak diinginkan.
“Mana kala ada UKT jangan lupa pemberitahuan di Polsek, jangan sampai pada waktu kenaikan sabuk terlalu keras saat sambung akirnya mengakibatkan MD,” jelasnya.
Selain itu, Didik meminta para pelatih turut mendapat perhatian.
Terlebih, saat ini banyak pelatih perguruan yang masih berusia muda sehingga perlu diberikan pengawasan agar mampu membimbing anggota dengan baik.
“Agar pelatih semua di perhatikan, mengingat sekarang pelatih muda muda, agar adek adeknya dijaga,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus perguruan silat juga sepakat pentingnya komunikasi lintas perguruan.
Ketua PSHT mengusulkan adanya wadah komunikasi bersama para ketua perguruan di wilayah Plosoklaten.
Wadah tersebut dinilai penting sebagai jalur komunikasi apabila terjadi gesekan maupun persoalan di lapangan.
Dengan begitu, persoalan dapat segera dikomunikasikan dan tidak berkembang menjadi konflik.
Usulan itu mendapat dukungan dari Ketua IKSPI dan PSHW. Bahkan, para pengurus berharap pertemuan serupa dapat digelar secara berkala.
Bentuknya bisa berupa ngopi bersama maupun kegiatan sosial seperti bakti sosial.
Baca Juga: Polsek Plemahan Dampingi Petani Rawat Bibit Lombok, Cegah Gangguan Sejak Awal
Kapolsek Plosoklaten pun mengajak seluruh perguruan silat bersama-sama menjaga keamanan wilayah.
“Mari kita jaga wilayah Plosklaten tetap aman, damai, dan kondusif. Terima kasih atas kerja sama para Ketua Perguruan Silat yang hadir pada malam hari ini,” pungkas Didik.
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri