Gunung Kelud Masih Normal, Dua Gempa Tektonik Jauh Terekam

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 22:16 WIB
Kawah Kelud nampak dari drone. (Foto Wahyu Adji)
Kawah Kelud nampak dari drone. (Foto Wahyu Adji)

 

JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Hasil pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud pada 9 September 2026 menunjukkan status gunung setinggi 1.731 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut tetap berada pada Level I (Normal).

Pengamatan dilakukan selama periode 00.00 hingga 24.00 WIB. Cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah dan berawan, dengan angin bertiup lemah hingga kencang menuju selatan dan barat daya.

Suhu udara tercatat berkisar 19–31 derajat Celsius. Sementara kelembapan udara berada pada rentang 61–88 persen.

Dari pengamatan visual, Gunung Kelud terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis level 0-I. Asap kawah tidak teramati.

Kondisi danau kawah yang dipantau melalui CCTV juga terlihat jelas. Air danau kawah berwarna kehijauan. Bualan air di bagian tengah danau teramati samar-samar.

Suhu air danau berdasarkan telemetri tercatat 28,71 derajat Celsius. Sementara dari sisi kegempaan, petugas mencatat dua kali gempa tektonik jauh selama periode pengamatan.


Gempa tersebut memiliki amplitudo 2–20 milimeter, dengan waktu S-P berkisar 15 hingga 47,09 detik.

Durasi gempa tercatat antara 67 hingga 99 detik. Meski terdapat aktivitas kegempaan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih ditetapkan Level I (Normal).

Baca Juga: Tercatat Dua Gempa Tektonik Jauh, Begini Status Gunung Kelud Menurut PVMBG

PVMBG tetap mengingatkan masyarakat serta pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.

Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : pvmbg
status gunung kelud pvmbg Kawah