JP Radar Kediri — Suara ledakan tiba-tiba terdengar dari ruang panel listrik pabrik bihun milik Parno di Dusun Sentul, Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Rabu (9/9) sore.
Tak lama setelah diperiksa, penjaga pabrik mendapati panel listrik tersebut terbakar.
Penjaga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar).
Laporan diterima sekitar pukul 16.10 WIB.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, petugas Damkar Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas sebelumnya berada di lokasi kebakaran lain sehingga langsung bergeser untuk menangani kejadian tersebut.
“Petugas langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat laporan. Pemadaman dilakukan sesuai dengan SOP untuk mencegah api merembet ke bagian pabrik lainnya,” ujar Kaleb.
Satu unit armada damkar berkapasitas 2.500 liter bernomor AG 8240 GP diterjunkan dalam penanganan tersebut. Sebanyak lima personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada bagian panel listrik. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.20 WIB.
Baca Juga: Mau Jalani Radiologi, Anting Tak Bisa Dilepas. Damkar Pare Turun Tangan
Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Meski panel listrik mengalami kerusakan, petugas berhasil menyelamatkan aset pabrik yang nilainya jauh lebih besar.
Kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp 50 juta, sedangkan material yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp 1 miliar.
“Kerugian diperkirakan sekitar Rp 50 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp 1 miliar. Tidak ada korban dalam kejadian ini,” jelas Kaleb.
Dia mengimbau pengelola maupun pekerja pabrik untuk rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik.
Hal tersebut penting untuk mencegah korsleting yang berpotensi memicu kebakaran dan membahayakan aset maupun keselamatan pekerja.
Sumber : Radar Kediri