JP Radar Kediri — Kebiasaan membakar sampah sembarangan kembali memicu kebakaran.
Kali ini, api dari pembakaran sampah warga merembet ke lahan tebu di Dusun Banyuanyar, Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Kamis (10/9). Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.37 WIB.
Api dengan cepat membesar lantaran kondisi angin cukup kencang hingga menjalar ke tanaman tebu yang berada di sebelah lokasi pembakaran.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran dilaporkan warga bernama Aziz sekitar pukul 13.34 WIB.
Petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 WIB.
“Awalnya ada warga yang membakar sampah. Karena anginnya cukup kencang, api dengan cepat membesar dan merembet ke lahan tebu di sebelahnya,” ujar Kaleb.
Untuk menjinakkan api, petugas mengerahkan dua armada pemadam kebakaran.
Masing-masing satu unit Damkar Pos Pare berkapasitas 5.000 liter bernopol AG 8157 EP dan satu unit Damkar Pos Grogol.
Baca Juga: Satu Keluarga di Papar Kediri Disengat Lebah, Damkar Turun Tangan
Sebanyak 10 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Petugas berjibaku mengendalikan api agar tidak meluas ke area lahan lainnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WIB sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang ditaksir sekitar Rp 15 juta.
Sementara tanaman maupun aset lain yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 25 juta.
Kaleb mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah ketika kondisi angin kencang.
Terlebih, pembakaran dilakukan di sekitar lahan pertanian yang memiliki banyak material mudah terbakar.
“Jangan membakar sampah sembarangan, apalagi saat angin kencang. Api bisa dengan cepat merembet dan sulit dikendalikan,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri