Tercatat Dua Gempa Tektonik Jauh, Begini Status Gunung Kelud Menurut PVMBG

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 13:49 WIB
Kawah Kelud nampak dari drone. (Foto Wahyu Adji)
Kawah Kelud nampak dari drone. (Foto Wahyu Adji)

JP Radar Kediri - Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Gunungapi yang berada di wilayah Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berstatus Level I (Normal) berdasarkan hasil pengamatan pada Selasa (8/9).

Laporan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud periode 8 September 2026 pukul 00.00–24.00 WIB mencatat kondisi cuaca di sekitar gunung cerah. Angin bertiup lemah hingga kencang menuju timur laut dan timur.

Suhu udara tercatat berada pada kisaran 18–30 derajat Celsius dengan kelembapan 60–84 persen.

Baca Juga: Gunung-Gunung Hampir Secara Serentak Alami Erupsi, Bagaimana dengan Kelud? Begini Penjelasan Ahli

Dari pengamatan visual, Gunung Kelud terlihat jelas. Asap kawah tidak teramati dan tidak terjadi hujan selama periode pengamatan.

Sementara itu, kondisi danau kawah masih terpantau. Air danau berwarna hijau dengan suhu 28,52 derajat Celsius. Bualan air di permukaan danau terlihat samar-samar.

Dari sisi kegempaan, petugas mencatat dua kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 2–4 milimeter, dengan waktu S-P 40,34 detik. Durasi gempa tercatat cukup panjang, yakni antara 187 hingga 191 detik.

Baca Juga: Gunung Kelud Masih Normal, Empat Gempa Tektonik Jauh Terekam

Meski terdapat aktivitas kegempaan, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I (Normal).

PVMBG tetap mengingatkan masyarakat maupun wisatawan agar tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.

Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar, khususnya di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.

Editor : Shinta Nurma Ababil
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
status gunung kelud Status Kelud kediri gunung kelud pvmbg