Gunung Kelud Masih Normal, Empat Gempa Tektonik Jauh Terekam

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:04 WIB
Suasana Kelud. (Foto Wahyu Adji)
Suasana Kelud. (Foto Wahyu Adji)

 

JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Berdasarkan laporan aktivitas gunungapi periode 7 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, gunung setinggi 1.731 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut masih berada pada Level I atau Normal.

Dari hasil pengamatan visual, kondisi Gunung Kelud terpantau jelas. Asap kawah tidak terlihat atau nihil.

Sementara itu, melalui kamera CCTV, kondisi danau kawah Gunung Kelud juga terlihat jelas. Warna air danau kawah terpantau hijau, dengan bualan air terlihat samar. Suhu air danau kawah tercatat mencapai 28,53 derajat Celsius.

Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud didominasi cerah dan berawan. Angin bertiup sedang hingga kencang menuju arah utara, timur laut, dan timur.


Suhu udara berada pada kisaran 17 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 60 hingga 84 persen.

Meski secara umum aktivitas vulkanik masih normal, petugas tetap mencatat adanya aktivitas kegempaan.
Dalam periode pengamatan tersebut, tercatat empat kali gempa tektonik jauh.

Gempa tersebut memiliki amplitudo 1 hingga 32 milimeter, dengan waktu tiba gelombang S-P berkisar 19,8 hingga 33,15 detik. Durasi gempa tercatat antara 55 hingga 180 detik.

Baca Juga: Gunung-Gunung Hampir Secara Serentak Alami Erupsi, Bagaimana dengan Kelud? Begini Penjelasan Ahli

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih ditetapkan pada Level I (Normal).

PVMBG tetap mengingatkan masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.


Imbauan tersebut berlaku untuk menjaga keselamatan pengunjung di kawasan gunungapi.

Selain itu, masyarakat dan penambang diminta tetap mewaspadai potensi lahar.
Terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.

Laporan tersebut disusun Budi Prianto berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, PVMBG, serta Pos Pengamatan Gunungapi Kelud.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
status gunung kelud Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pos Pengamatan Gunungapi Kelud pvmbg badan geologi