Penerbangan di Bandara Dhoho Batal: Penumpang Bisa Full Refund, Begini Caranya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 11:00 WIB
Bandara Dhoho Kediri, yang akan menjadi embarkasi dan debarkasi jemaah haji Indonesia mulai 2027 (Foto: Wahyu Adji)
Bandara Dhoho Kediri (Foto: Wahyu Adji)

 

JP Radar Kediri —Letusan Gunung Anak Krakatau yang masih terjadi hingga Minggu (6/9) kemarin, membuat ratusan penumpang di Bandara Dhoho batal terbang.

Penundaan pelayanan akibat bencana itu membuat para penumpang mendapat kompensasi berupa full refund atau pengembalian dana secara penuh.

General Manager Angkasa Pura indonesia Bandara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra mengatakan, penerbangan dari dan menuju Jakarta pada Minggu kemarin terpaksa dibatalkan.

Pembatalan dilakukan menyusul penutupan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta akibat abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Pengembalian full refund untuk tiket,” kata Rahmat tentang kompensasi yang didapat ratusan penumpang akibat pembatalan penerbangan tersebut.

Untuk diketahui, penerbangan yang dibatalkan adalah Super Air Jet IU 356 rute Jakarta (CGK)–Kediri (DHX) yang dijadwalkan tiba pkul 11.50 (6/9). 

Selanjutnya, penerbangan IU 357 rute Kediri (DHX)–Jakarta (CGK) yang dijadwalkan berangkat pukul 12.30.

Baca Juga: Penerbangan Dhoho-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Jadwal yang Dibatalkan

Rahmat menegaskan, pembatalan tersebut bukan karena Bandara Dhoho ditutup.

Hingga kemarin Bandara Dhoho masih dalam kondisi terbuka dan dapat beroperasi.

Namun, penerbangan menuju Jakarta tidak dapat dilaksanakan karena kondisi bandar udara di Jakarta serta jalur penerbangan terdampak sebaran abu vulkanik.

“Untuk bandara Kediri masih open. Tapi penerbangan ke Jakarta yang cancel,” jelasnya.

Untuk diketahui, abu vulkanik dari erupsi gunung api menjadi perhatian serius dalam keselamatan penerbangan.

Material tersebut dapat terbawa angin dan menyebar ke wilayah udara yang dilalui pesawat.

Sehingga berpotensi mengurangi jarak pandang serta memengaruhi kinerja mesin dan komponen pesawat.

Meski penerbangan di Bandara Dhoho dibatalkan, menurut Rahmat pihaknya tetap memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Berdasar hasil koordinasi terbaru, Rahmat belum bisa memastikan sampai kapan pembatalan penerbangan dilakukan.  

“Terkait diperpanjang atau tidaknya, kita tunggu informasi dari BMKG,” lanjutnya.

Baca Juga: Penerbangan Dhoho-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Jadwal yang Dibatalkan

Rahmat pun mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mengecek status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama kami. Bandara Internasional Dhoho Kediri akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penyesuaian operasional sesuai kondisi terkini,” tandas Rahmat.

Terpisah, Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pembatalan penerbangan merupakan dampak force majeure akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kondisi tersebut berada di luar kendali maskapai dan berkaitan langsung dengan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan.

“Pelanggan bisa melakukan refund atau reschedule,” ujar Danang.

Untuk proses refund maupun reschedule, pelanggan diminta menghubungi tempat atau kanal saat melakukan pembelian tiket.

Jika tiket dibeli melalui travel agent, misalnya, maka proses pengembalian dana maupun perubahan jadwal dilakukan melalui agen perjalanan tersebut. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
Gunung Anak Krakatau bandara soekarno hatta refund bandara dhoho angkasa pura