Pemkot Godok Proyek Kediri Creative Center, Sasar Bekas Gedung Dewan

Ayu Ismawati • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:00 WIB
ALIH FUNGSI: Ilustrasi gedung DPRD Kota Kediri dipotret dari udara. Pemkot menilai bekas gedung DPRD paling sesuai untuk dijadikan creative center. (Foto: Wahyu Adji)
ALIH FUNGSI: Ilustrasi gedung DPRD Kota Kediri dipotret dari udara. Pemkot menilai bekas gedung DPRD paling sesuai untuk dijadikan creative center. (Foto: Wahyu Adji)

KOTA, JP Radar Kediri- Semakin banyaknya pegiat industri kreatif di Kota Kediri mulai disikapi Pemerintah Kota Kediri.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri mulai menggodok rencana pembangunan Kediri Creative Center. Fasilitas itu diproyeksikan jadi rumah bagi para pelaku seni di Kota Kediri.

Hal ini diamini oleh Kepala Bappeda Kota Kediri M. Ferry Djatmiko melalui Kepala Bidang Perekonomian dan Infrastruktur Yoga Eka Putra. Dia menyebut pihaknya sudah membuat studi kelayakan atau feasibility study (FS).

Terpisah melalui situs INAPROC, Pemkot Kediri juga sudah memproses lelang untuk detail engineering design (DED) bangunan tersebut.

“Rencana menghadirkan Kediri Creative Center ini untuk mewadahi teman-teman kreatif,” ujar Yoga.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Beber Rencana Pembangunan 2027, Termasuk Bangun Kediri Creative Network

Sebelumnya, ada empat lokasi yang dikaji untuk dikembangkan menjadi Kediri Creative Center. Setelah melalui kajian teknis, bekas gedung DPRD Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo Kelurahan Semampir dianggap paling sesuai. Lokasinya dianggap strategis serta potensial jika dikembangkan ulang menjadi pusat kreatif terpadu.

“Kalau dari perencanaan kami, harapannya gedung itu bisa menampilkan, contoh, dari bidang fotografi bisa ada ruangan sendiri dan sebagainya. Atau fasilitas untuk penampilan kesenian, perfilman, dan sebagainya,” bebernya.

Yoga menerangkan, pusat kreatif terpadu itu akan diperuntukan bagi masyarakat. Khususnya pelaku seni kreatif yang membutuhkan ruang yang representatif untuk mengembangkan diri dan karyanya.

Termasuk mewadahi komunitas-komunitas kreatif yang ada di Kota Kediri.

Baca Juga: Berawal dari Riding Kebaya, Komunitas Vespa FeminiLe Kediri Bertahan Sejak 2018

“Karena banyak juga komunitas kreatif di Kota Kediri yang belum terwadahi. Sehingga pemerintah ingin memberikan tempat untuk menjadi ajang kreatifnya teman-teman di Kota Kediri,” terang Yoga.

Dari hasil kajian, pemkot juga memetakan fungsi dan kebutuhan ruang. Di antaranya outlet produk kreatif, ruang event dan galeri publik, studio produksi, ruang diskusi atau forum komunitas, coworking space, art gallery, hingga high-tech lab.

“Kalau dari perencanaannya seperti itu. Tapi kami masih belum tahu dari hasil DED-nya nanti,” ungkap Yoga sembari menyebut, teknis rencana pembangunan itu akan dimatangkan kembali melalui penyusunan DED oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). (ais/tar)

 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
kediri creative center pelaku seni komunitas industri kreatif Bappeda