Yakuza Maneges Jadi Support System BNN Berantas Peredaran Narkotika

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 05:30 WIB
Gus Thuba bersama anggota Yakuza Maneges. (Foto: dokumen Gus Thuba)
Gus Thuba bersama anggota Yakuza Maneges. (Foto: dokumen Gus Thuba)

 

JP Radar Kediri — Yakuza Maneges menyatakan sinergi membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

Dukungan tersebut dibahas dalam pertemuan internal yang dihadiri pimpinan pusat Thuba Topo Broto Maneges atau Den Gus Thuba bersama dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Den Gus Thuba mengatakan, Yakuza Maneges tidak hanya ingin menjadi support system bagi Polri dan TNI. Organisasi tersebut juga siap membantu BNN dalam mendukung gerakan pemberantasan narkotika di lapangan. "Kami akan menjadi support system BNN," ujar Pimpinan Yakuza Maneges.

Menurut dia, bantuan tersebut nantinya dilakukan dengan tetap berkoordinasi dengan pihak BNN. Sasaran yang menjadi perhatian mulai dari peredaran pil koplo, ganja hingga sabu-sabu. "Pergerakannya pasti langsung dikoordinasikan dengan pihak BNN," katanya.

Baca Juga: Yakuza Maneges Gandeng Kementerian PPPA, Siap Kawal Korban Kekerasan dan Asusila

Gus Thuba menyebut Kepala BNN RI Jenderal Suyudi memberikan apresiasi terhadap keberadaan kelompok masyarakat yang bersedia menjadi bagian dari sistem pendukung pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

Bahkan, menurut dia, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto telah mengarahkan jajarannya untuk membangun komunikasi dengan Yakuza Maneges. Koordinasi tersebut disambungkan dari tingkat pusat ke BNN di provinsi hingga kabupaten.

"Kepala BNN RI Jenderal Suyudi memerintahkan tangan kanannya untuk menyambungkan Yakuza Maneges ke kepala provinsi. Dari provinsi ke kabupaten," jelasnya.

Gus Thuba menilai keterlibatan anggota Yakuza Maneges dapat menjadi tambahan kekuatan dalam upaya pemberantasan narkoba.

Sebab, sejumlah anggota yang mantan pecandu narkoba disebut memiliki pengalaman dan pengetahuan mengenai titik maupun jaringan peredaran narkoba.

"Anggota banyak yang tidak asing di dunia narkoba. Banyak yang tahu titik dan jaringan. Sangat sayang kalau tidak dimanfaatkan ke tujuan yang positif," ujarnya.

Dia menegaskan, informasi tersebut nantinya tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Sebaliknya, pengetahuan anggota akan diarahkan untuk membantu aparat memberantas peredaran narkoba melalui koordinasi dengan BNN.

Perhatian Yakuza Maneges terhadap persoalan narkoba, lanjutnya, juga tidak hanya menyasar lingkungan masyarakat umum.

Organisasi tersebut mengklaim siap ikut mengawasi persoalan narkotika yang berpotensi menyentuh lingkungan pesantren, termasuk kalangan santri, pengurus hingga para keluarga Pondok Pesantren.

Baca Juga: Kantongi Legalitas SKT Kemendagri, Gus Thuba Tegaskan Status Yakuza Maneges

"Yakuza Maneges tidak hanya bergerak di tindak asusila dan hanya pesantren. Bahkan bergerak satu level di atas itu. Terkait narkotik juga, dan bukan hanya di jejaring masyarakat, tetapi juga santri, pengurus bahkan keluarga Ulama Pondok Pesantren," katanya.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan tersebut akan diarahkan ke para kepala BNN provinsi.
Dengan kerja sama tersebut, Yakuza Maneges berharap peran masyarakat dalam membantu pemerintah memutus mata rantai peredaran narkoba dapat semakin terorganisasi dan tetap berada dalam koordinasi lembaga yang berwenang.

Editor : Andhika Attar Anindita
gus thuba blender narkoba bnn pencak silat