JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal berdasarkan hasil pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud periode 23 Agustus 2026.
Meski demikian, aktivitas di kawasan kawah masih terpantau, salah satunya bualan air yang terlihat samar di tengah danau kawah.
Mengacu laporan MAGMA-VAR yang bersumber dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PVMBG, kondisi Gunung Kelud pada Minggu (23/8) terpantau jelas hingga tertutup kabut 0-I.
Asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Sementara itu, air danau kawah Gunung Kelud terlihat jelas berwarna hijau.
Bualan air di tengah danau kawah juga teramati samar-samar dengan suhu air berdasarkan telemetri mencapai 29,42 derajat Celsius.
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud didominasi kondisi cerah dan berawan.
Angin bertiup lemah hingga kencang dengan arah dominan menuju utara dan timur laut.
Suhu udara tercatat berkisar 19–30 derajat Celsius dengan kelembapan 56–65 persen.
Baca Juga: PVMBG Rekam Empat Gempa Tektonik Jauh, Begini Status Gunung Kelud
Pada periode pengamatan tersebut, kegempaan Gunung Kelud tercatat berupa tiga kali gempa tektonik jauh.
Gempa tersebut memiliki amplitudo 2–3 milimeter dengan waktu tiba gelombang S-P berkisar 10,72–26,65 detik dan durasi 47–283 detik.
Meski status aktivitas masih normal, masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tetap diminta tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.
Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Hingga periode pengamatan tersebut, tidak terdapat keterangan lain yang dilaporkan terkait aktivitas Gunung Kelud.
Laporan aktivitas ini disusun berdasarkan data Pos Pengamatan Gunungapi Kelud dan dipublikasikan melalui MAGMA Indonesia milik Badan Geologi, Kementerian ESDM.
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri