JP Radar Kediri Aktivitas Gunung Kelud masih berada pada level normal. Berdasarkan hasil pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud periode Sabtu (22/8), gunung yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berstatus Level I atau Normal.
Secara visual, kondisi Gunung Kelud terpantau jelas hingga tertutup kabut tipis level 0-I. Tidak teramati adanya asap kawah selama periode pengamatan pukul 00.00-24.00 WIB. Sementara itu, melalui kamera CCTV, air Danau Kawah Kelud terlihat jelas berwarna kehijauan.
Pengamatan juga menunjukkan adanya bualan air di bagian tengah danau kawah. Namun, aktivitas tersebut teramati secara samar. Suhu air danau berdasarkan pengukuran telemetri tercatat 29,42 derajat Celsius.
Dari sisi meteorologi, kondisi cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah sampai sedang dengan arah dominan menuju barat daya dan barat. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 59-80 persen.
Sementara itu, aktivitas kegempaan yang tercatat selama periode pengamatan hanya berupa empat kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 2-23 milimeter, dengan waktu S-P 14,35 detik dan durasi 91-760 detik.
Baca Juga: Kelud Tetap Level I, Tujuh Gempa Tektonik Jauh Terekam
Meski masih berstatus normal, masyarakat maupun wisatawan tetap diminta mematuhi rekomendasi keselamatan. Pengunjung tidak diperbolehkan mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.
Selain itu, masyarakat serta para penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar. Terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di kawasan puncak Gunung Kelud.
Laporan aktivitas tersebut disusun Dany Erlangga Yosa Putra, A.Md., berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, dan PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Kelud. Hingga periode pengamatan tersebut, tidak terdapat keterangan lain terkait peningkatan aktivitas Gunung Kelud.
Editor : MahfudSumber : pvmbg, gempa tektonik jauh, Radar Kediri