JP Radar Kediri- Perubahan zaman yang pesat berpotensi memicu pudarnya budaya gotong royong di masyarakat. Menyikapi itu, prajurit Brigif 16/Wira Yudha melaksanakan Karya Bakti TNI Satnonkowil Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini menyasar perbaikan fasilitas kamar mandi musala Al Mukaromah serta pembersihan jalan dan selokan di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jumat (21/8).
Pekerjaan perbaikan itu dikemas dalam bentuk gotong royong yang melibatkan prajurit Brigif 16/Wira Yudha bersama sejumlah masyarakat Desa Manyaran. Hal itu sekaligus jadi wujud membangun kebersamaan dalam memelihara kebersihan lingkungan di Desa Manyaran.
Baca Juga: Bangun Jiwa Patriotisme, Prajurit Brigif 16/WY Gelar Penyuluhan Bela Negara di Manyaran
Komandan Brigif 16/Wira Yudha Kolonel Inf M. Sujoko, M. Han., mengatakan, karya bakti ini merupakan salah satu upaya melestarikan budaya kebersamaan dan gotong royong. Keduanya merupakan wujud nilai luhur bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.
Karya Bakti TNI ini juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bahwa kekompakan dan sinergitas yang baik itu bisa dibangun antara Brigif 16/Wira Yudha dengan warga dan berbagai instansi.
Kasiter Brigif 16/Wira Yudha Kapten Inf Trisno Widodo sebagai koordinator lapangan dalam kegiatan karya bakti ini berharap masyarakat bisa terdorong untuk meningkatkan semangat melestarikan budaya gotong royong.
Hal ini sejalan dengan semboyan Kabupaten Kediri yaitu Canda Bhirawa yang berarti persatuan suci dan tulus ikhlas. Artinya, masyarakat Kabupaten Kediri memiliki jiwa persatuan dan gotong royong yang solid serta berlandaskan hati yang tulus ikhlas.
Baca Juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Brigif 16/Wira Yudha Gelar Karya Bakti Bersama Warga Dusun Kasian
“Untuk pembersihan jalan dan selokan dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter. Yang selama ini fasilitas tersebut digunakan warga Desa Manyaran untuk mendukung kegiatan warga dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan kegiatan karya bakti tersebut warga dapat merasakan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari," terang Kapten Inf Trisno Widodo. (*)
Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri