Kelud Tetap Level Normal, Lima Gempa Tektonik Jauh Terekam

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Pengunjung berfoto di area kawah Gunung Kelud.
Pengunjung berfoto di area kawah Gunung Kelud.

JP Radar Kediri–Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Berdasarkan laporan pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Kelud periode 19 Agustus 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, status aktivitas gunung yang berada di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang tersebut tetap berada pada Level I atau Normal.

Secara meteorologis, kondisi di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah dengan arah menuju timur laut, selatan, dan barat daya, sedangkan suhu udara tercatat antara 20–31 derajat Celsius dengan kelembapan 58–68 persen.

Dari hasil pengamatan visual, Gunung Kelud terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Tidak teramati adanya asap kawah selama periode pengamatan tersebut.

Sementara itu, air danau kawah Kelud terpantau berwarna hijau. Suhu air danau kawah tercatat 29,6 derajat Celsius, sedangkan aktivitas bualan air di permukaan danau terlihat samar-samar.

Dari sisi kegempaan, Pos Pengamatan Gunungapi Kelud mencatat lima kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 1,5–7 milimeter, nilai S-P 19,23–67,05 detik, dengan durasi gempa antara 79 hingga 286 detik.

Baca Juga: Status Kelud Level I tapi Terekam 10 Gempa Tektonik Jauh, Ada Apa? Begini Penjelasannya

Tidak ada keterangan lain yang dilaporkan dalam periode pengamatan tersebut. Dengan kondisi aktivitas yang masih normal, PVMBG mempertahankan tingkat aktivitas Gunung Kelud pada Level I.

Meski demikian, masyarakat dan wisatawan tetap diminta tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer. Imbauan tersebut diberlakukan sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar kawasan kawah.

Masyarakat serta para penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar yang dapat mengalir melalui sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud. Kewaspadaan terutama diperlukan saat terjadi hujan di kawasan puncak maupun lereng gunung.

Editor : Mahfud
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
status gunung kelud gempat tektonik pvmbg Kawah