JP Radar Kediri – Revitalisasi Museum Sri Aji Joyoboyo tak hanya menyasar tampilan bangunan. Pemkab Kediri juga menyiapkan penataan bagian depan museum.
Yakni dengan memindahkan sejumlah tiang listrik dan jaringan fiber optik (FO) yang selama ini dinilai mengganggu pemandangan.
Pemindahan tersebut dilakukan agar setelah fasad museum selesai dibangun, bagian depannya terlihat lebih bersih. Sebab, keberadaan tiang dan kabel yang melintang dinilai kurang selaras dengan wajah baru museum nantinya.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, pemindahan itu tengah dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Untuk jaringan telekomunikasi, salah satu tiang yang berada di depan museum diketahui milik PT Telkom.
“Yang jelas kita ada pekerjaan lain selain revitalisasi museum itu memindahkan tiang listrik di depan. Tiang listrik maupun FO mengganggu sekali,” ujarnya.
Baca Juga: Penataan Museum Sri Aji Jayabaya Kediri Berlanjut, Akhir Tahun Ini Rencana Masuk Tahap Kedua
Menurut Irwan, koordinasi dengan PLN dan penyedia jaringan telekomunikasi telah dilakukan. Bahkan, surat untuk pihak Telkom telah disampaikan oleh Pemkab Kediri.
Pemindahan jaringan tersebut juga nantinya mencakup kabel atau jaringan WiFi yang masih berada di kawasan depan museum.
“Kalau museumnya juga sudah selesai, depannya harusnya bersih. Tidak ada kabel listrik yang menggantung. Ini proses sama PLN maupun FO,” terang Irwan.
Untuk pemindahan tiang listrik, Irwan menyebut, terdapat biaya yang harus dikeluarkan PLN. Oleh karena itu, pemkab menyediakan anggaran.
Nilainya diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta. Sementara untuk jaringan FO, tidak ada anggaran khusus karena pemindahannya dikoordinasikan dengan pihak penyedia jaringan.
Irwan memastikan proses tersebut ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Dengan demikian, pekerjaan pemindahan tiang dan jaringan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penyelesaian revitalisasi museum. “Desember. Tahun ini selesai, termasuk itu juga (pembangunan fasad, dll),” tegas Irwan.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri