JP Radar Kediri- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan kajian jelang revitalisasi Jl Dhoho. Demikian pula pembangunan gedung parkir yang direncanakan tahun 2027 nanti.
Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, pihaknya sudah membuat kajian lalu lintas di Jl Dhoho dan sekitarnya. Dalam kajian itu, fokus diutamakan pada pengaturan parkir kendaraan. Sebab rencana revitalisasi jalan yang berada di pusat ekonomi Kota Kediri itu akan membawa perubahan cukup signifikan pada area trotoar.
“Kalau dari sisi arus kan tetap, kemungkinan Jalan Dhoho tetap satu arah. Dari rencana itu, akan ada perubahan besar di trotoar, sehingga mengurangi space jalan. Otomatis (ruang) parkir nanti akan berkurang,” ujar pria yang akrab disapa Cholis itu.
Karena itu, dishub juga membuat kajian soal parkir kendaraan. Termasuk pembangunan gedung parkir bisa menjadi opsi mengatasi persoalan parkir selama revitalisasi Jl Dhoho 2028 mendatang.
Baca Juga: Siapkan Gedung Parkir Lima Lantai di Jalan Dhoho, Pemkot Kediri Rencana Realisasikan pada 2027!
“Itu (gedung parkir) salah satu antisipasi kami. Termasuk di sirip-sirip Jalan Dhoho nanti akan kami tata mungkin parkirnya di satu sisi. Karena kalau sekarang masih bisa dua sisi (di jalan sirip), dan kami masih mengikuti situasi di lapangan,” terang Cholis.
Terkait rencana pembangunan gedung parkir pada 2027 nanti, menurutnya hingga saat ini masih terus dalam pembahasan. Jika terlaksana, Cholis memastikan arus lalu lintas di Jl Dhoho dan Jl Stasiun tetap akan dibuka seperti biasa.
Hanya saja, rekayasa lalu lintas tetap disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Ketika memang ada kegiatan pembangunan, kami berupaya membuatkan manajemen rekayasa lalu lintas yang bisa lebih memberikan rasa nyaman bagi pengendara. Kami upayakan untuk penempatan material harus semepet mungkin di pinggir jalan,” bebernya.
Baca Juga: Pemkot Mulai Sosialisasi Gedung Parkir Jalan Dhoho
Termasuk pembatasan waktu untuk mobilitas angkut material. Dishub memberi catatan, distribusi material harus menghindari jam-jam sibuk. Hal itu tak lepas dari kondisi Jl Dhoho yang termasuk ruas jalan paling sibuk di Kota Kediri.
“Bisa diambil waktu malam. Jadi semacam itu nanti pengaturan-pengaturan kami,” tandasnya.
Terkait skema operasional gedung parkir, rencananya wajah gedung dan akses keluar dan masuknya akan menghadap Jl Dhoho. Namun, ada pula akses keluar menuju Jl Stasiun.
“Jadi Jalan Dhoho ada (akses) in-out, kalau Jl Stasiun sepertinya rencananya untuk out saja. Karena kan Jl Stasiun juga satu arah, jadi lebih mudah in-nya dari Jalan Dhoho,” papar Cholis.
Berdasar pembahasan terbaru, gedung parkir yang rencananya direalisasikan tahun depan itu bisa menampung sekitar 100 kendaraan roda empat. Namun, kepastian skema fungsi gedung menurutnya masih terus dalam pembahasan.
“Karena nanti kan rencana ada sentra kuliner. Nah, ini masih digodok sentra kulinernya seperti apa. Karena itu nanti juga akan mempengaruhi kapasitas parkirnya,” pungkas Cholis. (ais/ut)
Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri