Pemkab Kediri Lebarkan Jalan Menuju Hotel Haji: Maksimalkan Sisa Lahan, Pemkab Gagas Pelebaran Akses, Tikungan Tajam Jadi PR

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Pemkab Kediri lakukan pengecekan lahan calon hotel haji. (Foto Wahyu Adji)
Pemkab Kediri lakukan pengecekan lahan calon hotel haji. (Foto Wahyu Adji)

 

JP Radar Kediri–Pemkab Kediri ikut menyiapkan akses dari Bandara Dhoho menuju ke lokasi Hotel Haji.

Berdasar hasil survei lapangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, mereka berencana memperlebar jalan di sana hingga 14 meter agar bisa dilewati bus jemaah.

Asisten I Sekretariat Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi mengatakan, penataan akses menuju Hotel Haji jadi salah satu bahasan pokok.

Pemkab Kediri menginginkan akses tersebut lebih aman dan nyaman digunakan oleh bus pengangkut jemaah.

“Sesuai kajian PUPR ada dua tikungan di road diversion (RD) 2 yang dinilai belum layak apabila digunakan oleh kendaraan besar seperti bus. Makanya bentuk jalan di titik itu perlu diubah atau direkayasa,” kata Sukadi.

Untuk meluruskan tikungan di sana, menurut Sukadi dibutuhkan lahan tambahan.

Namun, lahan di sana merupakan milik pribadi. Karenanya, pemkab masih harus berkomunikasi dengan pemilik lahan.

“Pemkab tidak menyiapkan skema pembebasan lahan untuk pelebaran jalan secara umum. Prinsip yang digunakan adalah memaksimalkan jalan dan ruang yang telah tersedia,” lanjut Sukadi.

Baca Juga: Kabar Gembira Jelang Berlakunya Embarkasi Haji di Kediri, Tol Akses Bandara Selesai Pertengahan November

Selain persoalan tikungan, ada pula jalan yang lebarnya hanya sekitar empat meter dan ada jembatan di sana.

Pemkab, menurut Sukadi akan menguji kelayakan jembatan. Khususnya untuk memastikan kemampuan struktur menahan serta melayani kendaraan besar seperti bus.

Jika hasilnya tidak layak, jembatan akan dibongkar dan dibangun jembatan baru. Demikian pula saluran air yang akan ditata.

“Jika memang pelu memaksimalkan lebar jalan, maka saluran air akan ditaruh bawah jalan,” jelasnya. 

 Untuk diketahui, Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah melakukan survei kondisi jalan. Mulai dari kawasan road diversion (RD) 2 di sebelah barat bandara, hingga lokasi calon Hotel Haji di Desa Kalipang, Banyakan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan Yudit Praminata mengatakan, sesuai hasil survei, lebar jalan eksisting di kawasan RD 2 hingga menuju akses hotel lebarnya hanya sekitar tujuh meter.

Seperti halnya Sukadi, Yudit membenarkan keberadaan tikungan tajam di ujung RD 2.

Akses tersebut nantinya diproyeksikan akan dilalui bus dengan dimensi dan panjang kendaraan yang cukup besar.

“Tikungan (tajam) itu perlu dikaji ulang lewat perencanaan teknis. Dikhawatirkan nanti manuver kendaraan panjang tidak cukup leluasa di sana,” lanjut Yudit.

Setidaknya diperlukan rekayasa teknis di sana agar kendaraan besar dapat melewati tikungan dengan aman.

Baca Juga: Bidik Embarkasi Haji Jadi Motor Pariwisata, Pemerintah Siapkan Ini untuk Pendamping Jemaah

Setelah melewati RD 2, tutur Yudit, jalur akan masuk ke Desa/Kecamatan Grogol sebelum masuk ke Desa Kalipang, Banyakan. 

Berbeda dengan area RD 2 yang sisi kanan dan kirinya masih lebar, menurut Yudit di Desa Kalipang pelebaran jalan tidak bisa dilakukan leluasa.

Sebab, badan jalan sudah berbatasan dengan lahan warga di kanan dan kirinya. Karenanya, pelebaran jalan yang bisa dimaksimalkan di kisaran tujuh meter.

Adapun saat mendekati lokasi Hotel Haji, lebar aspal eksisting hanya sekitar empat meter.

Namun, di sisi kanan dan kiri jalan masih ada lahan selebar dua sampai tiga meter yang bisa digunakan untuk memperlebar jalan.

“Dengan optimalisasi bahu jalan dan ruang yang tersedia, lebar akses di sekitar lokasi Hotel Haji diproyeksikan dapat mencapai sekitar 12 hingga 14 meter,” terang Yudit.

Tak hanya memperlebar jalan, menurut Yudit pembangunan talud juga sangat penting.

Selain untuk mendukung pelebaran jalan, struktur penguat diperlukan untuk menjaga badan jalan. Hal tersebut karena akses jalan nanti dilalui kendaraan besar dengan beban lebih berat. 

 

 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
hotel haji bandara dhoho kediri pemkab kediri embarkasi haji