Gempa Tektonik Jauh Mendominasi Aktivitas Gunung Kelud, Status Tetap Normal

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Kondisi Gunung Kelud yang ramai didatangi wisatawan. (Foto: Wahyu Adji)
Kondisi Gunung Kelud yang ramai didatangi wisatawan. (Foto: Wahyu Adji)

JP RADAR KEDIRI – Aktivitas kegempaan Gunung Kelud pada periode pengamatan 5 Agustus 2026 didominasi gempa tektonik jauh.

Meski demikian, kondisi gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berada pada Level I (Normal).

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud, selama pengamatan pukul 00.00–24.00 WIB tercatat tujuh kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2–29 milimeter, nilai S-P berkisar 20,18–51,56 detik, serta durasi gempa antara 58 hingga 392 detik.

Gempa tektonik jauh merupakan gempa yang berasal dari aktivitas pergerakan lempeng tektonik di lokasi yang relatif jauh dari Gunung Kelud.

Getaran tersebut terekam oleh seismograf gunung api, namun tidak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik di tubuh gunung.

Secara visual, Gunung Kelud teramati jelas dengan cuaca cerah hingga berawan. Asap kawah tidak terlihat.

Baca Juga: 12 Tahun Berlalu Sejak Gunung Kelud Meletus pada 14 Februari, Akankah Sudah Waktunya Erupsi Lagi?

Melalui kamera pemantau (CCTV), air Danau Kawah tampak berwarna kehijauan dan bualan air di bagian tengah danau masih terlihat samar.

Sementara itu, suhu air danau yang dipantau melalui telemetri tercatat mencapai 29,10 derajat Celsius.

Kondisi meteorologi di kawasan puncak didominasi angin lemah yang bertiup ke arah selatan, barat daya, dan barat, dengan suhu udara berkisar 18–29 derajat Celsius serta kelembapan 57–78 persen.

PVMBG menegaskan bahwa status aktivitas Gunung Kelud masih Level I (Normal).

Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak mendekati kawah dalam radius satu kilometer.

Selain itu, warga dan penambang juga diminta tetap mewaspadai potensi aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud, terutama saat terjadi hujan di kawasan hulu.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
gempa tektonik status gunung kelud Gunung Kelud Kabupaten Kediri kediri raya pvmbg