JP Radar Kediri–Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) Kabupaten Kediri terus dikebut.
Awal Agustus ini, rekanan mulai memasang rangka atap yang merupakan pekerjaan utama di tahap III.
Jika prosesnya lancar, di musim hujan November nanti tribun penonton sudah tidak kebasahan lagi.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, material atap yang sebelumnya telah didatangkan ke lokasi kini mulai dirakit.
Pemasangan rangka dilakukan secara bertahap, mengikuti proses fabrikasi komponen baja yang masih terus berlangsung.
Baca Juga: Kejaksaan Tinggi Awasi Pembangunan Stadion GDJ: Tahap III Dimulai, Begini Tahapannya
“Proses pemasangan rangka atap sudah dimulai. Material datang bertahap dan fabrikasinya juga masih terus berjalan, sehingga pemasangan dilakukan secara bertahap menyesuaikan komponen yang sudah siap,” ujarnya.
Untuk diketahui, fabrikasi atap GDJ dilakukan pihak penyedia di daerah Serang, Banten. Setelah komponen selesai diproduksi, material dikirim ke Stadion Gelora Daha Jayati. Barulah perakitan dilakukan di lokasi stadiun.
Dengan volume pekerjaan yang cukup besar, pengiriman dan pemasangan dilakukan secara bertahap hingga seluruh bentang atap terpasang.
Selain pemasangan rangka dan penutup atap area tribun, pekerjaan juga meliputi pembangunan dinding penahan tanah di sisi utara. Demikian pula fondasi pagar keliling stadion.
Seluruh pekerjaan di tahap ini ditargetkan rampung pada akhir November 2026. Jika semua berjalan lancar, di musim hujan nanti area tribun sudah tidak kebasahan lagi.
“Harapan kami akhir November tahap ketiga selesai. Karena memasuki musim hujan, kami mengejar agar penutup atap sudah terpasang sehingga pekerjaan berikutnya lebih aman,” beber Irwan.
Dinas PUPR juga konsultasi dengan PSSI terkait pembangunan stadion. Bahkan, tim PSSI telah beberapa kali melakukan koordinasi. Baik di Jakarta maupun meninjau langsung ke Kabupaten Kediri.
Dari hasil konsultasi tersebut, aspek keselamatan dan keamanan menjadi perhatian utama dibanding kemegahan bangunan.
“Yang paling ditekankan PSSI itu keamanan stadion. Bukan bangunannya yang bagus atau cantik, tetapi bagaimana stadion memenuhi standar keamanan sesuai ketentuan PSSI dan FIFA,” tandasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri