KEDIRI, JP Radar Kediri-Penampilan penyanyi Ari Lasso dalam konser perayaan Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri Sabtu (25/7) malam lalu berhasil membius belasan ribu penonton lintas generasi. Massa yang menyemut di lapangan GOR Jayabaya itu sukses bernostalgia dengan lagu-lagu lawasnya hingga lagu hits Dewa 19, band yang dulu menaungi vokalis kelahiran Madiun itu.
Menggebrak panggung sekitar pukul 20.00, Ari Lasso langsung membawakan lagu berjudul Mengejar Matahari yang dirilis tahun 2004 silam. Lagu dari album ketiga Ari Lasso itu langsung disambut koor penonton.
Bagi Ari, lagu Mengejar Matahari memang sangat berkesan. Lagu itu membawa makna tentang perjuangan hidup, persahabatan, dan harapan untuk meraih cita-cita di tengah beratnya masalah.
Baca Juga: Ari Lasso Siapkan 15 Lagu di Puncak Hari Jadi Kota Kediri Malam Ini!
“Saya menyimpan peristiwa dalam hidup di lagu (Mengejar Matahari, Red). Saat itu saya gagal diterima kerja di perusahaan impian dan kebetulan cinta saya kandas. Tiap hari mendengarkan lagu untuk membangkitkan semangat,” papar pria yang menyebut dirinya adalah generasi X.
Membawakan total 15 lagu, Ari tidak hanya menyuguhkan lagu-lagu hitsnya. Dia juga mengajak penonton bernostalgia dengan lagu-lagu hits Dewa 19 yang melegenda. Seperti Cinta Kan Membawamu, Kangen, Separuh Napasku, Dewi, dan beberapa lagu lainnya.
Lagu-lagu yang merekam perjalanan hidup penonton konser itu mendapat respons beragam. Ada yang menyanyi dengan menggebu-gebu. Ada pula yang menyanyi sambil meneteskan air mata.
Suasana konser mendadak haru saat Ari Lasso menceritakan latar belakang lagu berjudul Misteri Illahi. Rupanya, lagu itu setiap hari didengarkan Ari saat dia menjalani perawatan penyakit kankernya. “Lagu ini mampu meyakinkan saya, kalian, mereka, pohon, langit, awan, jagat raya terikat oleh satu ikatan yang tidak pernah terputus,” tutur Ari di depan penonton.
Dalam waktu sekitar dua jam, mantan vokalis band Dewa 19 itu aktif membangun komunikasi dengan penonton. Sesekali dia juga mengajak penonton bercanda dan mendengarkan permintaan lagu mereka.
Melihat respons penonton, Ari pun menyebut jika penampilannya di Hari Jadi Kota Kediri Sabtu malam lalu merupakan penampilan outdoor terbaiknya di sepanjang tahun 2026. “Ini penampilan outdoor terbaik saya di tahun 2026. Terima kasih warga Kota Kediri,” ungkapnya.
Baca Juga: Ari Lasso Semprot WAMI, Royalti Puluhan Juta Cuma Turun Ratusan Ribu
Penampilan Ari Lasso Sabtu malam lalu bukan kali pertama. Total dia sudah pernah menghibur warga Kota Kediri sebanyak empat kali. Namun, diakui Ari jika di setiap penampilannya selalu menimbulkan kesan tersendiri.
“Yang paling berkesan saat tampil di pinggir Sungai Brantas tahun 2008. Itu berkesan sekali karena kali pertama perform di lokasi seperti itu,” tandasnya sembari menyebut jika nasi pecel juga salah satu hal yang membuatnya ingin kembali ke Kediri.
Sebelumnya, Walikota Kediri Vinanda Prameswati menyebut jika penampilan Ari Lasso ini memang sesuai dengan tema yang diusung. Yakni terkait lintas generasi.
“Kami butuh kolaborasi dengan semua kalangan masyarakat. Dari yang muda, tua, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk sama-sama mewujudkan Kota Kediri yang Mapan. Karena kalau tidak kompak rasanya sulit mewujudkan Kota Kediri Mapan itu,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri