Beberapa Hari Kedepan, Kediri, Nganjuk, Blitar dan Sekitarnya Masih Diterpa Angin Kencang, Begini Perkiraan Menurut BMKG

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 05:45 WIB
Ilustrasi angin kencang. (Ilustrasi AI)
Ilustrasi angin kencang. (Ilustrasi AI)

 JP Radar Kediri – Cuaca di wilayah Kediri Raya diperkirakan relatif kondusif hingga Minggu (27/7).

Berdasarkan peringatan dini cuaca tiga harian yang dirilis Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, tidak ada potensi hujan sedang hingga ekstrem maupun hujan disertai petir.

Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang yang masih berpotensi terjadi.

Potensi angin kencang diprakirakan melanda Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kabupaten Blitar, Tulungagung, serta Trenggalek.

Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung secara konsisten pada Jumat (25/7), Sabtu (26/7), hingga Minggu (27/7).

Sementara itu, parameter peringatan untuk hujan kategori waspada, siaga, awas, maupun hujan petir seluruhnya nihil selama periode tersebut.

Meski memasuki puncak musim kemarau, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Sebab, angin kencang dapat memicu berbagai dampak seperti pohon tumbang, kebakaran hutan dan lahan, hingga puting beliung lokal yang dapat muncul secara tiba-tiba setelah cuaca panas pada siang hari.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mulai menghemat penggunaan air bersih mengingat musim kemarau masih berlangsung.

Baca Juga: Fenomena Angin Kencang Jelang Puncak Kemarau, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Kebakaran dan Penerbangan

Cadangan air perlu dijaga untuk mengantisipasi potensi kekeringan apabila curah hujan terus menurun dalam beberapa pekan mendatang.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan masker saat kondisi berdebu, serta memakai pelindung dari paparan sinar matahari langsung.

BMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi.

Informasi terbaru diperlukan sebagai acuan apabila terjadi perubahan kondisi atmosfer yang dapat memicu cuaca ekstrem secara lokal.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang selama musim kemarau, menghemat penggunaan air, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG,” demikian rekomendasi Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri.

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri, BMKG
BMKG angin kencang kemarau kebakaran pohon tumbang