JP Radar Kediri – Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud untuk periode Jumat (24/7), selama 24 jam pengamatan, petugas mencatat tiga kali gempa tektonik jauh.
Jumlah tersebut meningkat dibanding sehari sebelumnya yang hanya tercatat dua kali.
Gempa tektonik jauh memiliki amplitudo 6-20 milimeter dengan durasi 78-112 detik. Aktivitas tersebut merupakan gempa yang berasal dari luar sistem vulkanik Gunung Kelud sehingga tidak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas magma.
Karenanya, status gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang itu tetap berada di Level I (Normal). Aktivitas Gunung Kelud masih berada dalam kondisi normal.
Secara visual, kondisi puncak Gunung Kelud terpantau jelas hingga sesekali tertutup kabut tipis atau kabut 0-I. Tidak terlihat embusan asap dari kawah.
Sementara itu, air danau kawah masih tampak berwarna hijau dengan bualan di bagian tengah yang masih teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah yang dipantau melalui sistem telemetri kembali mengalami penurunan. Pada pengamatan terbaru tercatat sebesar 28,71 derajat Celsius.
Angka tersebut lebih rendah dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 28,86 derajat Celsius.
Dalam beberapa hari terakhir suhu danau kawah memang menunjukkan tren menurun dari 29,24 derajat Celsius pada 21 Juli, menjadi 28,98 derajat Celsius pada 22 Juli, kemudian 28,86 derajat Celsius pada 23 Juli, dan kini 28,71 derajat Celsius. Meski demikian, kondisi tersebut masih berada dalam batas normal.
Kondisi cuaca di kawasan Gunung Kelud didominasi cerah hingga berawan. Angin bertiup cukup kencang ke arah barat daya, barat, dan barat laut
. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara 48-60 persen.
PVMBG mengatakan, status Gunung Kelud pada Level I atau Normal. Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak mendekati kawah dalam radius satu kilometer.
Selain itu, warga dan penambang juga diminta tetap mewaspadai potensi aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan gunung.
Editor : Mahfud
Sumber : pvmbg, Radar Kediri