JP Radar Kediri – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk dua hari ke depan.
Berdasarkan prakiraan Kamis (23/7) hingga Jumat (24/7), tidak terdapat potensi hujan sedang hingga ekstrem, hujan petir, maupun cuaca ekstrem lainnya di wilayah Kediri Raya.
Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya potensi angin kencang yang perlu diwaspadai.
Peringatan tersebut berlaku untuk Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Nganjuk, Tulungagung, hingga Trenggalek. Kondisi ini diperkirakan masih berlanjut hingga Jumat (24/7).
BMKG menyebut, pada kategori hujan sedang-lebat (waspada), hujan lebat-sangat lebat (siaga), hujan sangat lebat-ekstrem (awas), serta hujan petir, seluruh wilayah berada pada status nihil.
Artinya, ancaman cuaca dalam dua hari ke depan lebih didominasi embusan angin dibandingkan potensi hujan.
Masyarakat tetap diminta tidak lengah meski cuaca cenderung cerah pada musim kemarau.
Angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, baliho roboh, hingga mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan bertubuh tinggi yang melintas di jalan terbuka.
Baca Juga: Begini Status Gunung Kelud Kediri, Vulkanologi Minta Wisatawan Tak Dekati Kawah dalam Radius 1 Kilometer
BMKG juga mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin mulai bertiup kencang.
Selain itu, masyarakat diminta memastikan atap rumah, genting, maupun benda-benda ringan di luar ruangan dalam kondisi aman agar tidak terbawa embusan angin.
Di sisi lain, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau tetap menghemat penggunaan air selama musim kemarau.
Warga juga disarankan menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak minum air putih, menggunakan masker apabila kondisi berdebu, serta memakai pelindung seperti topi atau tabir surya ketika beraktivitas di bawah terik matahari.
BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Dengan mengikuti perkembangan prakiraan cuaca, masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi potensi dampak angin kencang dan tetap beraktivitas secara aman selama musim kemarau.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri, BMKG