Pusat vulkanologi Rekam Gempa Tektonik Jauh, Begini Status Gunung Kelud Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 20:30 WIB
Suasana kawah kelud.
Suasana kawah kelud.

 JP Radar Kediri – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud merekam satu kali gempa tektonik jauh pada Selasa (21/7). Meski demikian Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. 

Kondisi gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang itu tetap berada pada Level I (Normal).


Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Kelud periode pengamatan pukul 00.00-24.00 WIB, cuaca di sekitar gunung didominasi cerah hingga berawan.

Angin bertiup dengan intensitas lemah hingga kencang ke arah utara, barat, dan barat laut.

Suhu udara berkisar 18-30 derajat Celsius dengan kelembapan 52-74 persen.


Secara visual, puncak Gunung Kelud terlihat jelas sepanjang pengamatan. Asap kawah tidak teramati dan tidak terjadi hujan di kawasan puncak.

Sementara itu, kondisi danau kawah masih stabil dengan suhu air tercatat 29,24 derajat Celsius.

Warna air tetap hijau, sedangkan bualan di tengah danau masih terlihat samar-samar.


Pada aspek kegempaan, petugas hanya mencatat satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 milimeter, nilai S-P 18,15 detik, dan durasi 58 detik.

Tidak ada gempa vulkanik maupun aktivitas lain yang mengindikasikan peningkatan aktivitas Gunung Kelud.

Baca Juga: Pusat Vulkanologi Rekam Empat Gempa Tektonik Jauh di Kelud, Begini Penjelasannya
Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap menetapkan status Gunung Kelud pada Level I atau Normal.

Masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku meski aktivitas gunung relatif stabil.


"Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer. Selain itu, masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud," demikian rekomendasi resmi PVMBG dalam laporan yang disusun petugas Pos Pengamatan Gunung Kelud, Hery Prasetyo.


PVMBG menegaskan gempa tektonik jauh merupakan gempa yang sumbernya berasal dari aktivitas tektonik di luar tubuh gunung api.

Kejadian tersebut tidak secara otomatis menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.

Meski demikian, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Kelud terus dilakukan selama 24 jam untuk mendeteksi setiap perubahan yang berpotensi terjadi.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
gempa tektonik status gunung kelud pvmbg