Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tol Kediri-Kertosono Terganjal Amandemen PPJT: Lelang Konstruksi Baru Dimulai Triwulan II Tahun 2027, Begini Progresnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 9 Juli 2026 | 21:41 WIB
Salah satu daerah yang terdampak tol Kediri-Kertosono (Foto Wahyu Adji)
Salah satu daerah yang terdampak tol Kediri-Kertosono (Foto Wahyu Adji)

JP Radar Kediri–Meski proyek Tol Akses Bandara ditarget selesai akhir tahun ini, jalan bebas hambatan di Kediri agaknya belum bisa terhubung dengan Tol Kertosono.

Pasalnya, lelang konstruksi proyek Tol Kediri-Kertosono baru akan dilakukan pada triwulan kedua 2027 nanti.

Salah satu penyebabnya karena pemerintah harus melakukan amandemen perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT).

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi mengatakan, tahun 2027 ini proyek Tol Kediri-Kertosono masih di tahap lelang perencanaan.

Setelah lelang tersebut selesai, barulah dilanjutkan lelang konstruksi. “Tahun ini proses lelang perencanaan. Tahun depan triwulan dua sudah lelang konstruksi,” ujarnya.

Sukadi mengakui, target pembangunan Tol Kediri-Kertosono kembali molor karena pemerintah harus melakukan amandemen PPJT. Hal itu pula yang membuat lelang konstruksi baru bisa dilakukan tahun depan.

PPJT, beber Sukadi, merupakan dokumen perjanjian pengusahaan jalan tol yang jadi dasar pelaksanaan proyek.

Baca Juga: Bayar Rp 1,9 Triliun untuk Tol Kediri-Kertosono, Capaian Pengadaan Lahan Tembus 76%

Selama proses amandemen belum selesai, tahapan pembangunan fisik belum bisa dimulai. Meski, persentase lahan yang dibebaskan sudah memenuhi syarat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Kediri–Kertosono, pembayaran lahan terdampak di Kabupaten Kediri maupun Kabupaten Nganjuk telah mencapai sekitar 80 persen.

“Bukan hanya pembebasannya (lahan), tapi pembayarannya sudah 80 persen,” terangnya.

Dengan capaian tersebut, dia optimistis proses bisa segera berlanjut setelah amandemen PPJT selesai.

Adapun tahun ini fokus untuk menuntaskan dokumen perencanaan. Barulah kemudian dilakukan lelang konstruksi.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono Tersendat, Total Baru Capai 71 Persen, Targetkan Lelang Pertengahan Tahun

Ditanya tentang waktu yang dibutuhkan untuk lelang konstruksi, Sukadi memperkirakan paling lama sekitar enam bulan. Hal tersebut sesuai dengan proses proyek strategis nasional (PSN) lainnya.

Sukadi menegaskan, progres rencana pembangunan Tol Kediri-Kertosono juga sudah dipaparkan Pemkab Kediri dalam rapat membahas embarkasi haji di Surabaya minggu lalu.

Dalam forum tersebut, tol jadi salah satu infrastruktur pendukung bersama kesiapan bandara dan akses jalan.

“Ruas tol bukan jadi syarat utama operasional embarkasi haji di Kediri. Kalau Tol Kediri–Kertosono belum selesai pun tidak mengganggu embarkasi. Akses jalan yang ada sudah memadai,” tegasnya. 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#ppjt #Tol akses bandara #tol kediri kertosono #psn